Galaxy Watch 8 vs Galaxy Watch 8 Classic: Sama-Sama Canggih, Tapi Apa Bedanya?

Samsung resmi merilis Galaxy Watch 8 dan Galaxy Watch 8 Classic pada awal Agustus lalu. Sekilas, keduanya terlihat mirip dengan desain modern khas lini Galaxy Watch. Namun, jika diperhatikan lebih detail, ada perbedaan signifikan yang membuat masing-masing punya daya tarik tersendiri.
Lewat perbandingan Galaxy Watch 8 vs Galaxy Watch 8 Classic ini, kamu bisa mengetahui perbedaan utama dari segi desain, layar, daya tahan baterai, fitur kesehatan, hingga harga. Ulasan ini akan membantumu menentukan smartwatch mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.
Desain: Minimalis vs Klasik
Galaxy Watch 8 Classic membawa kembali ciri khas yang sudah lama ditunggu penggemar, yaitu bezel berputar dengan ukiran angka menit di sekelilingnya.
Fitur ini tidak hanya memperkuat nuansa klasik, tapi juga membuat navigasi menu lebih mudah. Selain itu, terdapat tombol fisik tambahan yang bisa dikustomisasi, memberikan pengalaman lebih fleksibel.
Di sisi lain, Galaxy Watch 8 tampil dengan desain ramping dan bezel tetap. Bodi tipisnya membuat jam ini nyaman dipakai bahkan di bawah lengan baju, cocok untuk mereka yang lebih menyukai tampilan modern minimalis.
sama menggunakan bingkai cushion shape dengan lug dinamis untuk strap, serta mengantongi sertifikasi 5ATM, IP68, dan MIL-STD-810H. Perbedaan utamanya, Watch 8 Classic lebih menonjol dengan bezel besar, sementara Watch 8 terasa lebih simpel dan ringan.
Layar: Kecerahan Naik, Ukuran Mengejutkan
Samsung meningkatkan kualitas layar di seri terbaru ini. Baik Galaxy Watch 8 maupun Watch 8 Classic kini mendukung kecerahan hingga 3.000 nit, meningkat 50% dibandingkan generasi sebelumnya yang hanya 2.000 nit. Dengan begitu, tampilan tetap jelas meski di bawah sinar matahari langsung.
Menariknya, meski Galaxy Watch 8 Classic berdiameter 46 mm, jam ini tetap memakai layar 1,3 inci dengan resolusi 438 x 438 piksel. Ukuran layar tersebut sama dengan varian 40 mm Galaxy Watch 8. Sebaliknya, Galaxy Watch 8 44 mm justru hadir dengan layar lebih besar 1,5 inci beresolusi 480 x 480 piksel. Jadi, kalau kamu mencari layar paling lega, pilihan jatuh pada Watch 8 varian 44 mm, bukan Classic.
Baterai: Classic Unggul Jauh
Soal daya tahan, Galaxy Watch 8 Classic terbukti lebih tangguh. Galaxy Watch 8 versi 40 mm dibekali baterai 325 mAh, sedangkan versi 44 mm punya 435 mAh. Sementara itu, Watch 8 Classic membawa baterai 445 mAh, lebih besar meski ukurannya sama dengan varian 40 mm.
Samsung mengklaim kedua model bisa bertahan 30 jam dengan always-on display aktif, dan 40 jam tanpa fitur tersebut. Namun, pengujian nyata justru menunjukkan hasil mengejutkan.
Galaxy Watch 8 Classic mampu bertahan hingga 49 jam dengan always-on aktif, bahkan melampaui Galaxy Watch Ultra. Jika fitur itu dimatikan, ketahanannya bisa mencapai 60 jam—jauh lebih lama dibandingkan Galaxy Watch 8 standar yang hanya bertahan sekitar 39 jam.
Fitur Kesehatan: Sama-Sama Lengkap
Kedua seri Galaxy Watch 8 membawa fitur kesehatan yang sama canggihnya. Salah satu yang paling menarik adalah kemampuan mengukur tingkat antioksidan hanya dengan menempelkan jari ke sensor belakang jam. Biasanya, tes ini membutuhkan pemeriksaan medis dengan pengambilan darah, sehingga fitur ini terasa revolusioner.
Selain itu, ada fitur pemantauan beban vaskular saat tidur, Sleep Coach untuk merekomendasikan waktu istirahat terbaik, hingga Running Coach yang memberikan feedback instan. Samsung juga menyertakan tes lari 12 menit untuk mengukur kemampuan pengguna dari level pemula hingga atlet pro.
Fitur standar seperti pemantauan sleep apnea, detak jantung, saturasi oksigen, indeks AGEs, komposisi tubuh, hingga analisis berbasis AI juga tetap tersedia. Dengan kata lain, baik Galaxy Watch 8 maupun Classic sama-sama lengkap untuk mendukung gaya hidup sehat.
Fitur AI dan Konektivitas
Samsung menyematkan dukungan Gemini AI pada Galaxy Watch 8 series. Dengan perintah suara, pengguna bisa bertanya, mengirim pesan, mengatur jadwal di Calendar, hingga mengakses Samsung Health. Integrasi ini membuat interaksi terasa lebih praktis.
Selain itu, kedua smartwatch tetap kompatibel dengan Google Play Store untuk mengunduh aplikasi pihak ketiga. Fitur esensial lain seperti panggilan telepon, mengirim teks, hingga pembayaran nirsentuh juga sudah tersedia.
Harga
Menariknya, harga Galaxy Watch 8 dan Galaxy Watch 8 Classic tidak berbeda. Varian 40 mm dijual Rp5.499.000, ukuran 44 mm dibanderol Rp5.999.000, sementara model 46 mm dilepas Rp6.999.000. Karena banderolnya sama, keputusan membeli lebih tergantung pada preferensi desain dan fitur tambahan.
Kalau kamu suka gaya minimalis dan bezel tipis, Galaxy Watch 8 adalah pilihan ideal. Tapi bila lebih suka desain klasik dengan bezel berputar sekaligus ketahanan baterai lebih panjang, Galaxy Watch 8 Classic bisa jadi opsi terbaik.