3 Laptop Lokal Rp7 Jutaan Terbaik 2025, Nomor 2 Bikin Kaget dengan RAM Jumbo!

Laptop Axioo Hype R3
Laptop Axioo Hype R3

Pasar laptop Indonesia makin panas. Kalau dulu brand lokal sering diremehkan, kini Polytron, Axioo, dan Advan mulai menunjukkan tajinya. Mereka tak lagi hanya menawarkan harga murah, tapi juga spesifikasi yang bisa bersaing dengan merek internasional.

Di segmen harga Rp7 jutaan, ketiga brand ini menghadirkan seri andalan yang cukup mencuri perhatian: Polytron Luxia i5, Axioo Hype R3, dan Advan Workplus. Meski berada di kelas yang sama, masing-masing laptop punya keunggulan berbeda—mulai dari prosesor, layar, hingga kapasitas penyimpanan.

Lalu, mana yang paling layak dibeli di tahun 2025? Mari kita bahas satu per satu.

Persaingan Ketat di Kelas Rp7 Jutaan

Laptop Rp7 jutaan biasanya ditargetkan untuk pengguna yang butuh perangkat serbaguna. Entah itu pekerjaan kantor, multimedia, sampai editing ringan, segmen ini memang jadi “medan tempur” paling ramai.

  • Polytron Luxia i5 → desain tipis, ringan, dan penyimpanan lega.
  • Axioo Hype R3 → layar profesional dengan akurasi warna tinggi, RAM jumbo.
  • Advan Workplus → prosesor kelas H yang kencang, tapi tetap jadi pilihan paling terjangkau.

Performa Prosesor: Efisiensi atau Kecepatan Maksimal?

Polytron Luxia i5 dibekali Intel Core i5-1235U generasi ke-12. Prosesor ini punya 10 core dengan boost hingga 4,4 GHz. Fokus utamanya efisiensi daya, sangat cocok untuk kerja kantoran dan mobilitas.

Axioo Hype R3 menggunakan Intel Core i3-1215U dengan 6 core. Cukup mumpuni untuk browsing, Office, dan hiburan, tapi agak kewalahan saat dipakai untuk beban berat.

Advan Workplus jadi yang paling bertenaga berkat AMD Ryzen 5 6600H (6 core, arsitektur Zen 3+, TDP 45W). Cocok untuk editing video, desain grafis, hingga gaming ringan. Kekurangannya, baterai lebih boros.

  • Butuh efisiensi & stabil → Polytron Luxia i5
  • Ingin tenaga mentah → Advan Workplus
  • Pemakaian ringan saja → Axioo Hype R3

Kualitas Layar: Siapa Rajanya?

Polytron Luxia i5 hadir dengan panel IPS 14 inci WUXGA, cakupan warna 100% sRGB.

Axioo Hype R3 unggul dengan IPS 14 inci FHD+, mendukung 100% sRGB plus DCI-P3, jelas paling akurat untuk desain grafis maupun editing foto.

Advan Workplus hanya mengusung IPS 14 inci FHD tanpa klaim cakupan warna, tapi tetap nyaman untuk pemakaian harian.

Grafis: Iris Xe vs Radeon

Polytron Luxia i5 menggunakan Intel Iris Xe Graphics, cukup andal untuk gaming kasual maupun editing ringan.

Axioo Hype R3 hanya mengandalkan Intel UHD Graphics, aman untuk multimedia tapi kurang bertenaga di grafis berat.

Advan Workplus membawa AMD Radeon 660M RDNA2, performanya lebih baik dari UHD dan bisa bersaing dengan Iris Xe.

RAM & Penyimpanan: Kapasitas vs Keseimbangan

Polytron Luxia i5 → RAM 16GB + total storage 768GB (256GB + 512GB). Paling unggul di kapasitas penyimpanan.

Axioo Hype R3 → RAM 24GB, terbesar di kelasnya, tapi hanya SSD 256GB. Multitasking berat jadi lebih lancar.

Advan Workplus → RAM 16GB + SSD 512GB, kombinasi seimbang antara kapasitas dan kecepatan.

Kesimpulan memori:

  • Ingin storage lega → Polytron
  • Sering buka banyak aplikasi → Axioo
  • Butuh keseimbangan → Advan

Mobilitas: Siapa Paling Ringan?

Polytron Luxia i5 → baterai 55Wh, bobot 976 gram.

Axioo Hype R3 → baterai 60Wh, bobot 965 gram. Paling ringan sekaligus baterai lebih besar.

Advan Workplus → baterai 58Wh, bobot 1,2 kg. Masih portable, tapi tidak seringan dua pesaingnya.

Harga Resmi (2025)

  • Polytron Luxia i5 → Rp7.599.000
  • Axioo Hype R3 → Rp7.999.000
  • Advan Workplus → Rp7.299.000

Kesimpulan Akhir: Pilih Sesuai Kebutuhan

  • Polytron Luxia i5 cocok untuk pengguna serba bisa yang butuh storage besar dan bobot ringan.
  • Axioo Hype R3, pilihan tepat bagi kreator konten atau pengguna multitasking ekstrem.
  • Advan Workplus opsi terbaik bagi yang mencari performa CPU kencang dengan harga paling ramah.

Hadirnya tiga laptop ini membuktikan bahwa brand lokal Indonesia semakin matang. Kini, konsumen tidak perlu lagi ragu memilih produk dalam negeri, karena dari segi desain, kualitas, hingga performa, mereka sudah bisa menyaingi brand global.