Cara Menggunakan Strava: Aplikasi Populer untuk Lari dan Bersepeda yang Sering Muncul di Instastory

STRAVA
STRAVA

Strava belakangan makin sering terlihat di linimasa dan Instastory. Aplikasi ini jadi andalan banyak orang yang hobi berlari, bersepeda, atau sekadar ingin mendokumentasikan aktivitas olahraga mereka.

Tak sedikit pula yang memakai Strava untuk berbagi progres lari atau gowes jarak jauh ke media sosial, sehingga terlihat keren sekaligus memotivasi orang lain.

Pada 2024 lalu, publik sempat dihebohkan dengan munculnya “joki Strava” yang menawarkan jasa mencatat aktivitas olahraga tanpa perlu capek-capek melakukannya.

Buat kamu yang penasaran, berikut panduan cara menggunakan Strava.

  1. Download dan Buat Akun
    Langkah pertama tentu mengunduh aplikasi Strava. Aplikasi ini tersedia gratis di App Store (iOS) dan Google Play Store (Android). Setelah terpasang, kamu bisa membuat akun baru atau login menggunakan akun Facebook maupun Google agar lebih cepat.
  2. Aktifkan GPS
    Strava mengandalkan data lokasi untuk mencatat aktivitas, jadi pastikan GPS di smartphone-mu aktif. Jika menggunakan smartwatch atau sensor detak jantung, perangkat itu bisa langsung dihubungkan ke aplikasi agar data yang terekam lebih lengkap.
  3. Pilih Jenis Aktivitas
    Setelah masuk ke halaman utama, pilih jenis olahraga yang ingin kamu rekam. Strava mendukung beberapa pilihan populer seperti lari, bersepeda, berenang, hingga mendaki.
  4. Mulai Rekam Aktivitas
    Tekan tombol “Rekam” untuk memulai. Aplikasi akan melacak jarak, durasi, kecepatan, elevasi, hingga detak jantung jika tersambung dengan perangkat pendukung. Jika perlu istirahat di tengah jalan, kamu bisa menjeda rekaman lalu melanjutkannya kembali.
  5. Simpan dan Bagikan
    Setelah selesai, tekan “Simpan”. Kamu bisa memberi judul aktivitas, menambahkan deskripsi singkat, atau menyelipkan foto biar terlihat lebih menarik. Statistik lengkap seperti jarak, kecepatan rata-rata, elevasi, hingga pace akan tersimpan otomatis. 

Dari sini, kamu bisa langsung membagikannya ke Instastory, feed Instagram, atau komunitas olahraga di dalam aplikasi Strava sendiri.

Selain menyimpan catatan, Strava juga menampilkan data analisis berupa grafik dan tren. Fitur ini berguna untuk melihat perkembangan latihan dari waktu ke waktu, misalnya apakah kecepatan rata-rata meningkat atau daya tahan semakin baik.

Fitur Premium

Untuk yang ingin lebih serius, Strava juga menyediakan fitur berbayar bernama Strava Summit. Di sini kamu bisa mendapatkan analisis performa lebih mendalam, menetapkan target latihan, hingga melihat detail tenaga dan detak jantung. Biaya langganannya di Indonesia sekitar Rp85.000 per bulan atau Rp549.000 per tahun.