Habiburokhman: Oknum Brimob Lindas Ojol hingga Tewas Harus Ditindak Tegas!

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Juni 2025
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Juni 2025

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman mendesak agar oknum aparat yang melindas pengemudi ojek online (ojol) menggunakan kendaraan taktis (rantis) hingga tewas untuk ditindak dengan tegas.

"Kami minta oknum Brimob yang menyebabkan meninggalnya almarhum untuk ditindak tegas baik secara kedinasan maupun secara hukum," kata Habiburokhman, Jumat, 29 Agustus 2025.

Selain itu, Habiburokhman menilai, pemerintah harus turut mengambil peran untuk bertanggung jawab kepada korban.

"Pemerintah seharusnya mengambil alih tanggung jawab nafkah keluarga almarhum termasuk biaya sekolah anak-anak almarhum sampai perguruan tinggi," tuturnya.

Dalam hal ini, dia pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pengemudi ojol yang bernama Affan Kurniawan tersebut. Dia berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

"Semoga almarhum husnul khatimah dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kekuatan," kata ketua komisi yang membidangi urusan penegakan hukum itu.

Screenshoot mobil taktis Brimob Barrcuda lindas pria pakai jaket ojol.

Screenshoot mobil taktis Brimob Barrcuda lindas pria pakai jaket ojol.

Adapun kejadian rantis Brimob melindas pengendara ojek online itu terjadi pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam, setelah berbagai elemen masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Jakarta, dipukul mundur oleh pihak kepolisian.

Akibatnya kericuhan terjadi hingga ke berbagai wilayah di sekitaran kompleks parlemen, mulai dari Palmerah, Senayan, hingga Pejompongan. Peristiwa rantis Brimob yang melindas pengemudi ojol itu diduga terjadi di wilayah Pejompongan.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim pada Jumat dini hari, mengungkapkan bahwa ada tujuh aparat Brimob yang diduga terlibat dan berada di dalam rantis tersebut. Menurut dia, tujuh personel itu masih dalam proses pemeriksaan. (Ant)