Denny Sumargo Minta Aparat Usut Tuntas Kejadian Rantis Brimob Lindas Pengemudi Ojol

Denny Sumargo atau yang dikenal dengan nama akrab Densu, menyerukan kepada pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas insiden tragis yang menewaskan Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol). Insiden tersebut terjadi ketika Affan dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah kerumunan.
Denny menegaskan bahwa respons cepat dan penuh empati dari aparat penegak hukum sangat penting untuk mencegah eskalasi ketegangan sosial yang dapat dipicu oleh peristiwa ini.
Dalam pernyataannya, Denny menyoroti urgensi tindakan responsif guna menjaga stabilitas sosial.
"Saya mengimbau dan berharap pihak berwajib segera melakukan dan mengambil tindakan responsif dan berempati dengan hal ini. Tindakan yang responsif dan cepat itu harus segera dilakukan," ujarnya dengan tegas di Instagram story, dikutip Jumat 28 Agustus 2025.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Denny juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa insiden ini dapat dimanipulasi menjadi narasi yang memicu konflik lebih luas.
"Supaya jangan sampai, ini tergoreng ke arah narasi yang bisa menimbulkan pergesekan dan api yang lebih besar karena adanya korban jiwa," tambahnya.
Sebelum menyampaikan imbauannya, Denny terlebih dahulu menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Affan. Dalam video yang diunggahnya, ia mengawali pernyataan dengan ucapan duka cita.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun," kata Denny Sumargo.
Ia menyebutkan bahwa korban meninggal dunia pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.
"Saya mendapat kabar kalau driver ojol yang terlindas mobil aparat tadi sudah berpulang ke hadapan Tuhan sekitar jam 9 malam. Saya mendoakan beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan dan diberikan kekuatan untuk keluarganya," ungkap mantan pebasket nasional tersebut.
Peristiwa tragis ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan kendaraan Barracuda Brimob melaju di tengah kerumunan, sementara Affan tersungkur dan terlindas roda kendaraan tersebut.
Meskipun warga berupaya memperingatkan pengemudi dengan berteriak, insiden tersebut tidak dapat dihindari. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong.
Menanggapi kejadian ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia mengungkapkan penyesalan mendalam atas insiden tersebut dan berjanji bahwa pihak kepolisian akan menangani kasus ini dengan serius. Tragedi ini kini menjadi sorotan publik, dengan harapan agar penyelidikan dilakukan secara transparan demi keadilan bagi korban dan keluarganya.