Raffi Ahmad Berduka Atas Meninggalnya Pengemudi Ojol yang Dilindas Brimob, Banjir Hujatan Netizen

Dunia hiburan Indonesia kembali dirundung duka dengan kabar meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) berusia 21 tahun, yang tewas tragis akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam 28 Agustus 2025.
Presenter dan aktor terkenal, Raffi Ahmad, turut menyampaikan pesan duka cita mendalam melalui akun media sosialnya. Dalam unggahannya, Raffi menulis rasa belasungkawa atas kepergian pengemudi ojol tersebut.
"Affan Kurniawan. Pengemudi ojol (2004-2025). Turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tulisnya di Instagram, dikutip Jumat 29 Agustus 2025.
Menanggapi hal ini, banyak komentar hujatan dari para netizen untuk suami Nagita Slavina tersebut. Raffi Ahmad dituding hanya pencitraan dengan ucapan duka cita tersebut, padahal dirinya juga berpihak pada pemerintah.
"Hidup noh dalam rasa penyesalan sampai ke neraka para seleb-seleb buzzer Prabowo. Ricuh ini terjadi karena kebijakan pimpinan lo," komentar netizen.
"Lu ikut pemerintahan nggak usah sok turut berduka cita," kata yang lain.
"Jangan cuma post berduka aja, tapi sebagai manusia yang berpengaruh harus bisa menjadi jembatan untuk rakyat kecil," timpal lainnya.
Kejadian nahas ini bermula dari kericuhan demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, yang meluas hingga ke Pejompongan. Berdasarkan informasi yang beredar, demonstrasi yang awalnya berfokus pada penolakan sejumlah kebijakan pemerintah dan DPR berujung ricuh pada sore hari.
Massa demonstran bentrok dengan aparat keamanan di beberapa titik, termasuk Jalan Penjompongan dan Bendungan Hilir. Dalam upaya membubarkan massa, sebuah kendaraan rantis Brimob melaju kencang dan diduga tanpa sengaja melindas Affan Kurniawan, yang saat itu tengah berusaha menyeberang atau menghindari kerumunan.
Menurut keterangan saksi mata, Affan, yang merupakan mitra ojek online, tidak terlibat dalam demonstrasi dan hanya sedang menjalankan tugas mengantar pesanan. Satu pengemudi ojol lain, Moh Umar Amarudin, juga dilaporkan terluka parah dan kini dirawat di Rumah Sakit Pelni.
Pihak kepolisian, melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini.
Tujuh anggota Brimob yang berada di dalam rantis tersebut kini sedang diperiksa oleh Divisi Propam Polri untuk memastikan proses hukum berjalan transparan. Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menyatakan duka cita mendalam dan berjanji memberikan santunan serta dukungan penuh kepada keluarga Affan.