TNI Ikut Amankan Mako Brimob Kwitang yang Dikepung Buntut Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis

TNI ikut mengamankan Mako Brimob Kwitang
TNI ikut mengamankan Mako Brimob Kwitang

 Sejumlah massa dari berbagai elemen masyarakat masih mengepung Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat 29 Agustus buntut tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan (21) yang dilindas mobil rantis Brimob.

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, sekitar pukul 10.27 WIB, massa masih berupaya ingin memasuki Mako Brimob. Massa juga tampak memblokade Jalan Kramat Kwitang hingga Jalan Pasar Senen.

Namun sejumlah petugas kepolisian dari anggota Brimob berpakaian lengkap tampak berjaga di sejumlah titik Mako Brimob.

Mako Brimob Kwitang dijaga ketat aparat

Mako Brimob Kwitang dijaga ketat aparat

Sementara itu terlihat juga anggota TNI dari Kostrad hingga Marinir turun tangan untuk menenangkan massa.

Kemudian Komandan Brimob, Kompol Anton Asrar mencoba melakukan mediasi dengan massa.

“Rekan-rekan sekalian komandan Brimob mau menyampaikan, mohon agak mundur ya. Kapolri telah menemui orangtua daripada korban, sudah ada 7 anggota Brimob yang diamankan,” kata Anton, kepada massa.

Selanjutnya Anton mencoba menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi. 

“Kami minta maaf, itu merupakan ketidaksengajaan untuk kami,” jelas Anton.

Sementara itu para massa kembali berteriak menyerukan teriakan pembunuh.

“Pembunuh, pembunuh,” teriak massa.

tvOnenews/A.R Safira