Titik Kumpul dan Pusat Demo 29 Agustus di Jakarta, Usai Insiden Rantis Brimob

Brimob, Rantis Brimob, Demo 29 Agustus, Pusat Demo 29 Agustus, Titik Kumpul dan Pusat Demo 29 Agustus di Jakarta, Usai Insiden Rantis Brimob, Massa Aksi Diperkirakan 1.000–1.500 Orang, Tuntutan Mahasiswa dalam Demo, Kronologi Insiden Rantis Brimob, Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf, Penanganan Kasus Transparan oleh Propam Polri

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar unjuk rasa di Polda Metro Jaya setelah kendaraan taktis (rantis) Brimob melindas seorang pengendara ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), Jumat (29/8/2025).

“Kita akan melakukan aksi di Polda Metro,” ujar Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.

Massa Aksi Diperkirakan 1.000–1.500 Orang

Massa aksi diperkirakan berkisar 1.000 hingga 1.500 orang dan akan mulai berkumpul di Polda Metro sejak pukul 12.00 WIB. Aliansi BEM SI juga ikut merapat untuk menggelar aksi mulai pukul 13.00 WIB.

“Titik kumpul di FX Sudirman dan pusat aksi di Polda Metro,” kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Muzammil Ihsan, Jumat.

Aksi ini difokuskan untuk memprotes sikap represif aparat. “Belum bisa diprediksi, kayaknya bakal membeludak,” tambah Muzammil terkait jumlah mahasiswa dari Aliansi BEM SI yang akan ikut aksi.

Tuntutan Mahasiswa dalam Demo

BEM SI Kerakyatan membawa tiga poin tuntutan utama dalam aksi demo, yang dirangkum menjadi lima tuntutan utama .

Menuntut Polri bertanggung jawab atas penangkapan, kekerasan, hingga pembunuhan terhadap massa aksi.

  • Meminta terduga pelaku pelindasan diadili
  • Reformasi secara menyeluruh di tubuh Polri
  • Menuntut Kapolri mundur dan diganti 

Kronologi Insiden Rantis Brimob

Sebelumnya, sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil rantis bertuliskan Brimob melaju cepat saat warga berhamburan.

Mobil lapis baja itu melindas pengendara ojol yang tengah berusaha lari dari kerumunan.

Massa yang semula bubar kembali mengerubungi kendaraan tersebut.

Meski begitu, rantis tetap melaju meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban. Massa pun memukuli mobil Brimob, bahkan sebagian mengejar kendaraan tersebut.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas insiden rantis Brimob yang melindas Affan Kurniawan hingga tewas di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

“Saya sampaikan ucapan duka cita mendalam kepada Almarhum Affan dan juga tentunya, kepada seluruh keluarga. Kami menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi,” kata Listyo saat mengunjungi RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Kapolri juga meminta maaf kepada seluruh pengemudi ojol terkait insiden ini.

“Mudah-mudahan semuanya bisa tetap terjaga ke depan dan semuanya bisa kita kelola dengan betul-betul, lebih baik lagi,” ujarnya.

Penanganan Kasus Transparan oleh Propam Polri

Dilansir dari Antaranews, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Polisi Abdul Karim, memastikan penanganan kasus dilakukan secara transparan.

“Pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan,” katanya. Abdul Karim menjelaskan penanganan kasus tidak hanya dilakukan oleh Propam Mabes Polri, tetapi juga bersama Korps Brimob karena pelaku merupakan anggota Brimob.

Selain itu, penanganan kasus juga dikoordinasikan dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk memastikan transparansi dan objektivitas.

Saat ini, tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya diperiksa terkait insiden tersebut.

Ketujuh anggota yang berada di dalam mobil rantis saat menabrak Affan berinisial: Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul .

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!