Chris Martin Pakai Beskap SukkhaCitta di HEART Venice Family Clinic, Ini Kisah di Baliknya

Vokalis band Coldplay, Chris Martin, mengenakan beskap dari SukkhaCitta, brand lokal yang bergerak dalam bidang sustainable fashion, saat menghadiri acara penggalangan dana HEART Venice Family Clinic tahun lalu.
Beskap yang dipakainya merupakan koleksi Angkasa. Pakaian ini berwarna gelap hasil pewarna alami, dengan aksen bintang berwarna emas yang digambar secara manual.
Creative Director SukkhaCitta Anastasia Setiobudi mengungkapkan, beskap Angkasa bisa sampai dikenakan oleh mantan suami aktris Gwyneth Paltrow ini, berkat dukungan komunitas.
“Kami di-matchmake dengan Warner Music yang bilang mereka mau memberi sesuatu ke Coldplay, dan apakah kami bisa membuatkan sesuatu untuk mereka,” cerita Anastasia di toko SukkhaCitta, ASHTA District 8, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025).
Dari sana, Anastasia membuatkan beberapa barang untuk semua anggota band, tanpa mengharapkan apa pun.
Kala itu, Anastasia mengaku pasrah. Jika Coldplay menyukai barang yang dibuat mereka bakal bersyukur, tetapi kalau pun tidak, mereka juga bersyukur karena telah diberi kesempatan oleh Warner Music, label musik yang menaungi Coldplay.
“Ternyata, out of the blue, tiba-tiba (beskap) dipakai, dan difoto, dan tertangkap media, jadi kami bersyukur juga,” terang dia.
Creative Director SukkhaCitta Anastasia Setiobudi dalam peluncuran koleksi terbaru SukkhaCitta bertajuk PERTIWI: A Modern Heritage Edit di toko SukkhaCitta, ASHTA District 8, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025).
“Kami benar-benar enggak menyangka sama sekali, dan kami juga enggak ada ekspektasi sama sekali. Kami dipilih untuk bikinkan sesuatu untuk mereka saja sudah sesuatu yang membanggakan,” lanjut Anastasia.
Beskap Angkasa yang dipakai Chris Martin
Beskap Angkasa dari SukkhaCitta yang dipakai oleh Chris Martin pada tahun 2024.
Beskap Angkasa adalah salah satu beskap dalam koleksi Angkasa milik SukkhaCitta. Pakaian ini dibuat secara manual oleh para ibu di desa-desa yang berkolaborasi dengan brand tersebut.
Pembuatannya memakan waktu yang cukup lama, yaitu 180 hari. Tidak hanya pakaiannya yang dibuat secara manual, tetapi juga aksen bintang-bintang emas yang digambar oleh tangan para ibu.
Dikutip dari situs web resmi SukkhaCitta, beskap Angkasa terinspirasi dari siluet beskap tradisional.
Bedanya, beskap Angkasa bisa digunakan sebagai beskap saat dikancing, dan sebagai jaket saat kancing dibuka.
Pakaian ini terbuat dari katun yang ditenun secara ATBM, dan diwarnai menggunakan pewarna alami berupa tanaman Indigo. Pewarnaan dilakukan sebanyak 30 kali dalam waktu sebulan untuk mendapatkan warna hitam.
Jika tertarik untuk mengenakannya agar seperti Chris Martin, kamu bisa membeli beskap Angkasa dengan harga Rp 12 jutaan.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!