Tips Memilih Daging Salmon yang Segar di Supermarket, Perhatikan Tekstur Ini!

Ilustrasi Salmon, Perhatikan Warna Daging Salmon, Cek Tekstur dan Kekencangan Daging, Bau sebagai Penanda Kesegaran, Periksa Kemasan dan Label, Pilih Bagian Potongan yang Tepat, Pertimbangkan Faktor Penyimpanan
Ilustrasi Salmon

Memilih daging salmon segar di supermarket bisa menjadi tantangan, terutama dengan banyaknya pilihan yang tersedia. Salmon, sebagai salah satu ikan yang kaya akan omega-3, protein, dan nutrisi penting lainnya, menjadi favorit banyak orang untuk hidangan sehat dan lezat. 

Namun, kualitas salmon sangat memengaruhi cita rasa dan keamanan konsumsi. Berikut ini adalah cara untuk memilih daging salmon segar dengan cermat, mulai dari memperhatikan warna, tekstur, hingga kemasan, sehingga Anda dapat menyajikan hidangan berkualitas tinggi di rumah.

Perhatikan Warna Daging Salmon

Warna daging salmon adalah indikator utama kesegarannya. Salmon segar biasanya memiliki warna oranye-merah muda yang cerah dan merata, menandakan ikan yang baru ditangkap atau disimpan dengan baik. 

Hindari salmon dengan warna pucat, kusam, atau kecokelatan, karena ini menunjukkan ikan sudah tidak segar atau mulai teroksidasi. 

Menurut ahli perikanan, warna alami salmon berasal dari pigmen astaxanthin yang diperoleh dari makanan alami seperti krill. Namun, perlu diingat bahwa salmon ternak mungkin memiliki warna lebih cerah karena pakan yang mengandung pigmen tambahan. Pastikan warna daging terlihat alami, tidak terlalu mencolok, dan tidak ada bercak putih atau abu-abu yang mengindikasikan kerusakan.

Cek Tekstur dan Kekencangan Daging

Tekstur daging salmon segar harus kenyal dan kokoh saat disentuh. Ketika Anda menekan daging dengan jari, salmon segar akan kembali ke bentuk semula dengan cepat tanpa meninggalkan bekas. Daging yang lembek, lengket, atau mudah hancur menunjukkan bahwa ikan sudah mulai membusuk. Jika membeli salmon dalam potongan fillet, perhatikan apakah permukaannya halus dan mengilap. 

Menurut panduan dari Food and Drug Administration (FDA), daging salmon yang segar tidak boleh terlihat kering atau memiliki lapisan lendir yang berlebihan. Untuk memastikan kualitas, pilih potongan yang terlihat padat dengan garis lemak putih (marbling) yang jelas, karena ini menandakan salmon yang kaya rasa.

Bau sebagai Penanda Kesegaran

Bau adalah salah satu cara paling efektif untuk menentukan kesegaran salmon. Daging salmon segar memiliki aroma laut yang ringan, segar, dan sedikit manis, bukan bau amis yang menyengat. Jika Anda mencium bau amonia atau bau busuk, sebaiknya hindari produk tersebut. Bau amis yang kuat menunjukkan bahwa ikan telah disimpan terlalu lama atau tidak dalam kondisi optimal. 

Untuk memastikannya, cium salmon dari jarak dekat jika memungkinkan, terutama jika kemasan memungkinkan akses udara. Penjual ikan profesional sering menyarankan untuk mempercayai indera penciuman sebagai langkah awal dalam memilih ikan berkualitas.

Periksa Kemasan dan Label

Saat membeli salmon di supermarket, perhatikan kemasan dan informasi pada label. Salmon segar biasanya dikemas dalam wadah vakum atau plastik bening yang memungkinkan Anda melihat kondisi daging.

Pastikan tidak ada cairan berlebih di dalam kemasan, karena ini bisa menandakan ikan sudah mulai rusak. Periksa juga tanggal kedaluwarsa atau “best before” pada label. Menurut standar keamanan pangan, salmon segar sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 1–2 hari setelah pembelian untuk menjaga kualitasnya. 

Selain itu, perhatikan asal salmon, apakah liar atau ternak, karena ini memengaruhi rasa dan tekstur. Salmon liar cenderung memiliki rasa lebih kuat dan tekstur lebih padat, sedangkan salmon ternak biasanya lebih berlemak dan lembut.

Pilih Bagian Potongan yang Tepat

Memilih potongan salmon yang sesuai dengan kebutuhan memasak juga penting. Potongan fillet dari bagian tengah (center-cut) biasanya lebih tebal dan cocok untuk dipanggang atau dibakar, sedangkan potongan dari ekor lebih tipis dan ideal untuk ceviche atau sashimi. 

Pastikan potongan tidak memiliki tulang kecil (pin bones) yang tertinggal, karena ini menandakan proses pengolahan yang kurang cermat. Jika membeli salmon utuh, perhatikan mata ikan yang harus jernih dan tidak keruh, serta insang berwarna merah cerah, bukan kecokelatan.

Pertimbangkan Faktor Penyimpanan

Supermarket yang baik menyimpan salmon segar di atas es pada suhu 0–4°C untuk menjaga kesegarannya. Pastikan salmon yang Anda pilih disimpan dalam kondisi dingin, bukan di rak terbuka dengan suhu ruang. 

Jika memungkinkan, tanyakan kepada staf supermarket kapan salmon tersebut dikirim untuk memastikan Anda mendapatkan produk yang baru. Selain itu, bawa cooler bag saat berbelanja untuk menjaga suhu salmon selama perjalanan pulang, terutama jika Anda tinggal jauh dari supermarket.