Thom Haye ke Persib Usai 17 Bulan Jadi WNI, Dua Pemain Naturalisasi Malaysia Beda Cerita

Jon Irazabal dan Joao Figueiredo pindah ke Johor Darul Ta'zim tak lama usai dinaturalisasi sebagai pemain timnas Malaysia.
Saat ini, publik Indonesia terlibat dalam perbincangan mengenai pilihan karier Thom Haye.
Gelandang berusia 30 tahun tersebut awalnya dianggap sebagai pemain naturalisasi kualitas atas karena masih bermain di Eropa.
Haye merupakan pemain kunci di SC Heerenveen dan Almere City, dua tim terakhirnya di Liga Belanda.
Namun, setelah lepas kontrak dari Almere City, Thom Haye emilih untuk bergabung dengan Persib Bandung di Indonesia Super League 2025-2026.
Haye bergabung dengan Persib sekitar lebih kurang setahun setelah ia pertama kali membela Timnas Indonesia.
Pemain yang dijuluki Profesor itu meraih debutnya dengan Merah Putih pada Maret 2024.
Sementara, ia baru resmi bergabung dengan Persib pada Agustus 2025, yaitu 17 bulan setelah menjadi WNI.
Kisah Dua Pemain Naturalisasi Malaysia
Perjalanan Thom Haye tentu berbeda dengan dua pemain naturalisasi baru timnas Malaysia.
Tak lama setelah mendapatkan warga negara Malaysia, dua pemain itu malah pindah ke liga lokal.
Nama pertama adalah Jon Irazabal, pesepak bola berusia 28 tahun yang dinaturalisasi oleh FAM (Federasi Sepak Bola Malaysia) pada Juni 2025.
Ia memiliki pengalaman bermain di Liga Spanyol bersama Mirandes dan Amorebieta.
Namun, hanya beberapa hari setelah debutnya bersama timnas Malaysia, ia memilih untuk bergabung dengan Johor Darul Ta'zim.
"Saya memilih Malaysia karena saya yakin di sinilah tugas nasional saya," ungkap Irazabal dilansir dari pemberitaan BolaSport.
Situasi serupa juga dialami oleh rekan naturalisasinya asal Brasil, Joao Figueiredo.
Figueiredo yang berusia 29 tahun, telah bermain secara reguler di klub besar Turkiye, Istanbul Basaksehir selama dua musim terakhir.
Pada 10 Juni 2025, ia melakukan debut untuk timnas Malaysia dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam. Joao Figueiredo mengantar Malaysia menang 4-0.
Namun, pada 6 Juli, hanya satu bulan setelah itu, ia mengakhiri kariernya di Eropa dan bergabung dengan JDT.
"Sekarang, bisa mewakili Malaysia dan berbagi mimpi dengan kalian semua, adalah sebuah kehormatan," kata Figueiredo.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!