Top 70+ Macam Sambal Kerajaan Bali Hadir di Taman Safari, Ada Apa Saja?

Festival sambal asli keluarga kerajaan Bali kembali hadir tahun ini. Sejak 2010, Taman Safari Indonesia mengajak masyarakat maupun turis mengenal cita rasa asli sambal lewat Bali Royal Chili Festival.
Bali Royal Chili Festival 2025 mengenalkan 70 macam sambal dari sembilan puri selama 28 Agustus hingga 7 September 2025 di UMA Restaurant, Taman Safari Bali, Kabupaten Gianyar, Bali.
"Kami mengadakan Bali Royal Chili Festival ini benar-benar bertujuan untuk mempromosikan sisi budaya Bali sehingga orang-orang, terutama turis dari luar negeri dan domestik, bisa mengetahui bahwa sambal Bali itu bukan hanya sambal matah," kata Chief Marketing Officer Taman Safari Indonesia Group, Alexander Zulkarnain, saat ditemui media di Bali Royal Chili Festival 2025, Kamis (28/8/2025).
Bali Royal Chili Festival 2025 mengenalkan 70 macam sambal dari sembilan puri selama 28 Agustus hingga 7 September 2025 di UMA Restaurant, Taman Safari Bali, Kabupaten Gianyar, Bali.
Bali Royal Chili Festival 2025 terbuka bagi umum. Tidak mesti masuk menjadi pengunjung Taman Safari Bali atau tamu restoran.Di sini, pengunjung bisa menemui berbagai jenis sambal Bali, seperti sambal plecing, sambal barong, sambal bawang kacang mede, sambal iju, sambal huha, sambal tabya metunu, sambal don, sambal buah kacang, sambal kecicang, dan sambal gerang.
Tersedia juga sambal terasi, sambal bawang, sambal tomat, sambal embe, sambal bage, sambal bongkot, dan sambal matah dalam Bali Royal Chili Festival 2025.
sambal ini datang dari puri atau tempat tinggal keluarga bangsawan (raja) di Bali, termasuk Puri Agung Kerambitan, Puri Agung Jro Kuta Denpasar, Puri Agung Marga Tabanan, Puri Agung Klungkung, Puri Ubud, dan Puri Agung Karangasem.
Bali Royal Chili Festival 2025 mengenalkan 70 macam sambal dari sembilan puri selama 28 Agustus hingga 7 September 2025 di UMA Restaurant, Taman Safari Bali, Kabupaten Gianyar, Bali.
Perwakilan Puri Karangasem Anak Agung Made Dewandra R Djelantik, menuturkan, festival sambal Bali bukan sekadar perayaan kuliner, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya Bali.Resep sambal kerajaan yang diwariskan turun-temurun kini dapat dinikmati masyarakat luas dalam suasana penuh kearifan lokal.
"Harapan kami, semoga festival seperti ini bisa kita kembangkan di tempat-tempat lain, daerah lain di Indonesia sahingga sambal bisa menjadi bahasa pemersatu Nusantara," kata AA Made Dewandra.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pariwisata Bali I Wayan Sumarajaya menuturkan bahwa festival sambal tradisional Bali ini dapat membantu promosi pariwisata di Bali.
Menurut dia, perkembangan kuliner di Bali sudah sangat mandiri dan kian bagus. Meski demikian, pemerintah tetap memberikan dorongan dan pembinaan bagi penggiat kuliner di Bali.
"Ke depan mungkin ada semacam sertifikasi dari segi keamanan dan kesehatan untuk mempromosikan kuliner Bali," ujar dia.
Bukan hanya sambal, Bali Royal Chili Festival 2025 juga melibatkan berbagai elemen budaya Bali dalam acara ini, seperti tarian, musik, kain tradisional, hingga kopi Bali.
Icip sambal asli Bali
Bali Royal Chili Festival 2025 mengenalkan 70 macam sambal dari sembilan puri selama 28 Agustus hingga 7 September 2025 di UMA Restaurant, Taman Safari Bali, Kabupaten Gianyar, Bali.
Kompas.com berkesempatan menjajal berbagai sambal dari keluarga kerajaan di Bali yang jarang dijumpai di luar pulau ini.Puluhan sambal diletakkan di beberapa stan. Lokasinya ada di teras UMA Restaurant, juga di seberang rumah makan ini.
Setiap sambal ditempatkan di mangkuk kayu dan bebas dicoba oleh pengunjung yang datang.
Saya mengambil selembar piring plastik dan menyendok aneka sambal. Potongan tahu dan tempe goreng juga disediakan di meja sambal.
Sambal nyuh megoreng menjadi favorit saya. Sambal ini terasa sangat gurih, sekaligus beraroma sedap.
Sambal nyuh enca megoreng, salah satu jenis sambal di Bali Royal Chili Festival 2025. Bali Royal Chili Festival 2025 mengenalkan 70 macam sambal dari sembilan puri selama 28 Agustus hingga 7 September 2025 di UMA Restaurant, Taman Safari Bali, Kabupaten Gianyar, Bali.
Warnanya kecoklatan, berasal dari parutan kelapa tua yang digoreng hingga kering. Tak hanya itu, ada juga irisan cabai merah yang terlihat di permukaan sambal.Bila tak terlalu menyukai pedas, sambal ini tepat dijadikan cocolan saat menyantap berbagai hidangan khas Bali.
Di sisi lain, saya menemui berbagai mangkuk sambal matah dengan jenis berbeda.
Seniman sekaligus penjaga resep tradisional Bali, I Gusti Nyoman Darta, mengatakan, pada dasarnya, jenis sambal Bali di tiap-tiap puri memang sama. Hanya saja, cita rasanya berbeda.
"Bedanya, kalau di Puri Agung Denpasar, sambal matah disebut terlalu pedas, mereka (keluarga kerajaan) akan mengurangi pedasnya, jumlah cabainya," jelas Darta.
"Kalau di Puri Agung Tabanan lebih suka manis, maka dibuat lah rasa sambal yang berbeda," tambah dia.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!