Massa Ojol Kembali Mengamuk di Markas Brimob Solo, 2 Orang Pingsan Terkena Tembakan Gas Air Mata

Massa Ojol Kembali Mengamuk di Markas Brimob Solo, 2 Orang Pingsan Terkena Tembakan Gas Air Mata

Aparat keamanan yang berjaga di Markas Brimob Solo menembakkan gas air mata ke arah massa aksi demo ojol, Jumat (29/8).

Aparat menembakkan gas air mata setelah massa kembali ricuh dengan melempari Markas Brimob Solo. Dua orang ojol pingsan akibat tembakan gas air mata.

Massa aksi yang merasakan kepanasan akibat gas air mata, langsung melarikan diri sambil menutup hidungnya hingga batuk-batuk.

Tak hanya masa ojol, massa siswa yang ikut demo juga berlari ke arah Selter Manahan (lokasi jualan PKL) untuk mencari perlindungan.

Sampai saat ini, massa masih bertahan dengan tak lagi berkerumun di Markas Brimob Solo, karena gas air mata yang masih terasa di lokasi.

“Wajah saya terasa panas karena gas air mata, saya harus lari menyelamatkan diri,” ujar salah satu driver ojol, Faiz.

Ia mengatakan, tembakan gas air mata tersebut mengakibatkan sedikitnya dua ojol terkapar tak sadarkan diri karena sesak napas hingga dibantu rekan sesama ojol untuk dievakuasi.

Ambulans yang bersiaga mengevakuasi dua ojol yang terluka tersebut ke rumah sakit terdekat. Sampai berita ini diturunkan, massa ojol masih bertahan, meskipun beberapa kali dipukul mundur aparat dengan tembakan gas air mata.

“Ada dua ojol yang pingsan saat aparat tembakan gas air mata saat pukul mundur massa,” ujar driver Lukas di lokasi aksi. (Ismail/Jawa Tengah)