Suzuki Mulai Produksi Massal Mobil Listrik Pertama, eVitara

Suzuki resmi memulai produksi massal mobil listrik pertamanya, eVitara, di pabrik Hansalpur, Gujarat, India. Mobil direncanakan akan diekspor ke lebih dari 100 negara mulai tahun depan.
Model ini menjadi tonggak sejarah bagi Maruti Suzuki sekaligus Suzuki global karena untuk pertama kalinya pabrikan Jepang tersebut meluncurkan kendaraan listrik murni (EV) yang ditujukan untuk pasar internasional.
Perdana Menteri India, Narendra Modi, turut hadir dalam seremoni pelepasan unit pertama eVitara dari jalur produksi.
President Director Suzuki Indonesia Minoru Amano mengenalkan untuk kali pertama eVITARA pada pembukaan booth Suzuki di GIIAS ICE, BSD City, Tangerang, Rabu (23/7/2025). Battery electric vehicle (BEV) produksi massal pertama Suzuki tersebut dipersiapkan sebagai inovasi revolusioner dan sekaligus solusi untuk menegaskan komitmen terhadap upaya netralitas karbon melalui strategi multi-pathway.
Dalam sambutannya, Modi menegaskan bahwa perkembangan industri kendaraan listrik di India bakal semakin kuat berkat kehadiran fasilitas lokal produksi baterai.
“Beberapa tahun lalu, baterai kendaraan listrik sepenuhnya diimpor ke India. Dengan adanya produksi lokal sel dan elektroda baterai, infrastruktur EV di India akan mendapat dorongan besar,” ujar Modi, disitat dari Paultan.org, Jumat (29/8/2025).
Bersamaan dengan itu, Modi juga meresmikan pabrik baterai lithium-ion hasil kolaborasi Suzuki, Toshiba, dan Denso. Fasilitas ini dirancang untuk memasok kebutuhan baterai kendaraan listrik maupun hibrida di India.
Suzuki eVitara GIIAS 2025
Suzuki menempatkan eVitara di segmen SUV kompak dengan panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.635 mm, dan jarak sumbu roda 2.700 mm.
Dengan dimensi tersebut, eVitara diposisikan sebagai SUV listrik keluarga yang ringkas namun tetap lapang untuk pasar global.
Model ini ditawarkan dalam tiga pilihan tenaga listrik. Varian dasar mengusung motor tunggal penggerak roda depan (FWD) bertenaga 144 PS dan torsi 189 Nm, dengan baterai 49 kWh. Pilihan kedua juga FWD namun lebih bertenaga, yakni 174 PS dengan baterai 61 kWh.
Sedangkan varian tertinggi memakai dua motor listrik berpenggerak semua roda (AWD), dengan tenaga 184 PS dan torsi 300 Nm, dipadukan baterai 61 kWh.
Suzuki eVitara GIIAS 2025
Untuk baterai berkapasitas 61 kWh, daya jelajahnya diklaim bisa mencapai 500 kilometer dalam sekali isi penuh.
Meski detail versi India belum diumumkan, kembaran eVitara dari Toyota, yakni Urban Cruiser EV, disebut sudah dilengkapi berbagai fitur modern.
Beberapa di antaranya pencahayaan ambient 12 warna, kamera 360 derajat, sistem audio JBL, kursi pengemudi elektrik, serta teknologi keselamatan canggih seperti pengereman darurat otomatis (AEB), adaptive cruise control (ACC), lane departure alert, dan lane keep assist.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!