Dicari Massa Demo di DPR, di Mana Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio?

Gelombang demonstrasi besar yang berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (29/8/2025), bukan hanya menuntut keadilan bagi rakyat, tetapi juga menyoroti perilaku sejumlah anggota dewan.
Massa mencari-cari keberadaan tiga anggota DPR RI yang dianggap kontroversial belakangan ini, Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio.
Namun, ketiga anggota dewan itu belum jelas keberadaannya.
“Mana Lu Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni?”
Dengan pengeras suara, para demonstran meneriakkan nama ketiganya.
“Woi pejabat-pejabat yang joget. Mana lu Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni?” teriak massa di depan pagar DPR.
Mereka menilai para anggota dewan itu sebagai “biang kerok” keresahan publik.
Ahmad Sahroni sebelumnya menyebut orang yang menyerukan pembubaran DPR sebagai “tolol sedunia”.
Uya Kuya dianggap melecehkan keresahan publik dengan menyebut gaji Rp 3 juta per hari untuk anggota DPR “tidak besar”, sedangkan Eko Patrio viral karena berjoget sound horeg di tengah Sidang Tahunan MPR 2025.
Aksi mereka memicu hujan kritik di media sosial hingga ke jalanan. Meski sudah meminta maaf, amarah publik telanjur meluas.
Janji Puan Maharani Disebut Palsu
Selain mencari tiga anggota DPR tersebut, massa juga menagih janji Ketua DPR Puan Maharani yang pernah menyatakan pintu parlemen akan dibuka lebar-lebar untuk rakyat.
“Puan, dibuka yok lebar-lebar pintu DPR. Mana janjinya? Janji palsu!” teriak massa, menyebut pernyataan Puan sekadar retorika tanpa realisasi.
Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Sahroni Diduga Kabur ke Singapura
Isu lain yang memperkeruh suasana adalah kabar Ahmad Sahroni diduga kabur ke Singapura.
Viral di media sosial, sebuah foto memperlihatkan dirinya berada di bandara.
YouTuber Ferry Irwandi mengunggah tangkapan layar pesan WhatsApp yang menyebut Sahroni sudah terbang ke luar negeri.
“Sahroni kabur ni ke SG (Singapura),” bunyi pesan yang dibagikan.
Ferry menilai tindakan itu pengecut.
“Hadapi kausalitas yang Anda lahirkan, bukan kabur. Kami tidak sudi diwakili pengecut bermental culun seperti Anda,” tulis Ferry di akun Instagram-nya.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi soal keberangkatan Sahroni ke luar negeri.
Namun, isu ini kian menambah sorotan publik, terutama setelah ia dimutasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR menjadi anggota Komisi I DPR.
Sementara itu, Eko Patrio diisukan tengah pergi ke China bersama keluarganya saat demo melanda Indonesia.
Our parliamentary member, Eko Patrio, is busy shopping FAKE GOODS in China with Indonesian taxpayer's money. @barengwarga @wordfangs @BudiBukanIntel @sighyam https://t.co/FZeBoRMOTl pic.twitter.com/UaFyobkgD6
— Aurelia V (@senjatanuklir) August 29, 2025
Isu itu diungkap oleh seorang pengguna media sosial X, @senjatanuklir, yang mengaku berada di China.
"Our parliamentary member, Eko Patrio, is busy shopping FAKE GOODS in China with Indonesian taxpayer's money," tulis @senjatanuklir di X, sembari membagikan foto seorang pria berkacamata yang diduga Eko Patrio.
Akan tetapi, hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari Eko Patrio terkait dugaan dirinya sedang berada di China.
Eko Patrio ungkap kebaikan Qomar di awal kariernya.
Melacak Jejak Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya di Media Sosial
Sejak ramainya demo dua hari terakhir ini, Ahmad Sahroni belum muncul di media sosial.
Unggahan terakhir Sahroni di feed Instagram pribadinya @ahmadsahroni88 adalah lima hari. Sementara itu, ia juga terpantau belum membagikan kabar di Instagram Story.
Sementara itu, melalui unggahan feed terakhir di akun Instagram pribadi, Uya Kuya dan Eko Patrio kompak membagikan ucapan belasungkawa untuk Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol), yang meninggal dunia karena dilindas rantis Brimob dalam demo 28 Agustus 2025 di Jakarta.
Baik Uya Kuya maupun Eko Patrio juga tidak membagikan aktivitas terkini mereka melalui media sosial.
Gelombang Demo Berawal dari Tragedi Affan
Aksi-aksi protes yang meluas ke berbagai kota ini bermula dari tewasnya Affan Kurniawan (21), driver ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob saat demo di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Tragedi ini memicu gelombang kemarahan rakyat. Massa menilai DPR hanya sibuk mengurusi tunjangan, tetapi gagal menunjukkan kinerja nyata untuk rakyat.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul da di Tribun-Medan.com dengan judul "Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio Dicari-Cari Pendemo, Kini Diduga Ada yang Pergi ke Singapura".
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!