Jerome Polin Bongkar Praktik Buzzer Berbayar Fantastis dan Misi Rahasia untuk Redam Demo Tunjangan DPR 2025

Jerome Polin Bongkar Praktik Buzzer Berbayar Fantastis dan Misi Rahasia untuk Redam Demo Tunjangan DPR 2025

Influencer edukator, Jerome Polin, mengungkapkan bahwa ia pernah ditawari bayaran yang sangat besar untuk menjadi buzzer. Hal ini terjadi di tengah ramainya demonstrasi penolakan tunjangan DPR RI 2025. Nominal yang ditawarkan cukup fantastis.

"Uang rakyat dipake buat bayar buzzer per orang 150 juta 1 post. Kalo dipake buat naikin gaji guru per orang 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan," tulis Jerome di akun instagramnya, @jeromepolin.

Ia mengajak masyarakat untuk terus mengawal aspirasi mereka dan tidak mudah tergiur dengan tawaran materi yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

"Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita!! Sudah saatnya kita aware. Dear agency dan KOL, aku mohon untuk kali ini, jangan korbanin rakyat buat kepentingan kalian sendiri Semua lagi susah, kita berjuang bersama, yah? Tolong," ujarnya.

Jerome menunjukkan tawaran menjadi buzzer dengan bayaran mencapai Rp 150 juta per unggahan. Tugasnya adalah membuat video "AJAKAN DAMAI INDONESIA" yang diunggah dalam format Reels di Instagram.

Unggahan tersebut harus berisi pesan ajakan damai dari berbagai pihak seperti pemerintah, DPR, Brimob, ojol, dan masyarakat, dengan menggunakan tagar. Konten tersebut tidak boleh mengandung unsur negatif, pornografi, SARA, atau teks clickbait. (Tka)