Ditawari Jadi Buzzer dan Dibayar Rp 150 Juta, Begini Jawaban Menohok Jerome Polin

YouTuber Jerome Polin.
YouTuber Jerome Polin.

Influencer Jerome Polin mengungkap tentang tawaran dari agensi untuk menjadi buzzer pemerintah. Melalui akun Instagram pribadinya, Jerome juga terlihat membagikan sebuah pesan WhatsApp dari agensi berisikan tawaran paid promotion kepadanya senilai Rp 150 juta. Berdasarkan keterangan Jerome, pesan tersebut dikirimkan kepada tim partnership talent agency yang menaunginya. 

Dalam pesan yang dibagikan itu terlihat pihak agensi mengajukan paid promotion senilai Rp 150 juta kepada pihak Jerome Polin. Nantinya Jerome Polin diminta untuk membuat IG reels yang tayang pada tanggal 1 September 2025 pada pukul 15.00. Konten tersebut berisikan ajakan untuk damai dari pemerintah, DPR, Brimob Ojol dan Masyarakat.

“Halo kak di sini kami ingin menawaarkan paid promotion, untuk satu video konten dari kami apakah berminat kak? PP (RTP) AJAKAN DAMAI INDONESIA. Platform: IG Reels, Har/tanggal: 01 September 2025. Serentak post: 15.00. Fee: Rp 150 juta. Ajakan untuk damai dari pemerintah, DPR, Brimob ojol dan Masyarakat. SOW: 1 reels konten dari kami,” demikian bunyi pesan yang dikirimkan ke pihak Jerome Polin seperti dikutip dari akun Instagram Jerome Polin, Sabtu 30 Agustus 2025. 

Untuk konten tersebut pihak agensi juga memberikan sejumlah ketentuan yang mana Jerome Polin diminta mengikuti aturan yang telah ditetapkan. 

“Ikuti post sesuai direction, jangan pakai sound lain, wajib memakai hastagg: menyusul. Tidak menggunakan kata negatif, porno, sara (on text clickbait) text clickbait gak bolehsama sekali,” demikian bunyi pesan tersebut.

Melalui akun Instagramnya, Jerome langsung mengungkap rasa kecewanya kepada pemerintah. Dia menilai daripada menggelontorkan uang senilai Rp 150 juta per orang menjadi buzzer, ada baiknya uang tersebut digunakan untuk mensejahterakan guru-guru di Indonesia.

“Nih aku spill. Uang rakyat dipake buat bayar buzzer per orang Rp 150 juta. 1 post kalo dipake buat naikin gaji guru per orang 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan,” tulis Jerome Polin.

Jerome juga mengajak semua pihak untuk mengawal penggunaan uang pajak oleh pemerintah.

“Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita!! Sudah saatnya kita aware,”tulis dia.

Jerome juga meminta pihak agensi untuk tidak memanfaatkan momentum ini untuk kepentingan pribadi mereka. 

“Dear agency dan KOL, aku mohon untuk kali ini jangan korbanin kepentingan kalian sendiri. Semua lagi susah, kita berjuang bersama, yah? tolong,” pesan Jerome Polin.