Kikuk Pakai Face Recognition di Stasiun? Begini Cara Daftarnya Lewat Aplikasi KAI

Face Recognition di Stasiun, Teknologi Face Recognition: Revolusi Perjalanan Kereta Api, Cara Mendaftar Face Recognition di Aplikasi Access by KAI, Unduh dan Buka Aplikasi Access by KAI, Mengapa Harus Menggunakan Face Recognition?, Tips untuk Pengalaman Terbaik dengan Face Recognition
Face Recognition di Stasiun

Bepergian dengan kereta api kini semakin praktis dan modern berkat inovasi terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). Bayangkan, Anda tidak perlu lagi mengantre panjang atau menunjukkan tiket fisik di pintu masuk stasiun. Dengan teknologi face recognition boarding gate, proses boarding menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. 

Teknologi ini telah hadir di 19 stasiun utama di Pulau Jawa dan Sumatera, memungkinkan penumpang untuk masuk ke peron hanya dengan pemindaian wajah dalam waktu kurang dari satu detik. 

Namun, bagi sebagian orang, menggunakan teknologi ini mungkin terasa asing atau membingungkan. Jangan khawatir! Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah untuk mendaftar face recognition melalui aplikasi Access by KAI, sehingga perjalanan Anda semakin lancar dan menyenangkan.

Teknologi Face Recognition: Revolusi Perjalanan Kereta Api

PT KAI terus berinovasi untuk meningkatkan pengalaman penumpang. Salah satu terobosan terbaru adalah face recognition boarding gate, yang kini tersedia di berbagai stasiun strategis. 

Di Daerah Operasi 1, layanan ini dapat ditemukan di Stasiun Gambir dan Bekasi. Daerah Operasi 2 mencakup Stasiun Bandung dan Kiaracondong, sementara Daerah Operasi 3 melayani Stasiun Cirebon. 

Untuk Daerah Operasi 4, fasilitas ini tersedia di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Pekalongan, dan Tegal. Di Daerah Operasi 5, Anda bisa menikmati layanan ini di Stasiun Purwokerto dan Kutoarjo. Daerah Operasi 6 menyediakan fasilitas di Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan. 

Sementara itu, Daerah Operasi 7 meliputi Stasiun Madiun, dan Daerah Operasi 8 mencakup Stasiun Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, dan Malang. Tak ketinggalan, Stasiun Jember di Daerah Operasi 9 dan Stasiun Medan di Divisi Regional I juga telah dilengkapi teknologi ini.

Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, teknologi face recognition ini menggunakan kamera canggih untuk mengidentifikasi wajah penumpang, memvalidasi tiket, dan memeriksa status vaksinasi dalam waktu hanya satu detik. 

Kecepatan ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan keamanan selama proses boarding. Hingga Agustus 2024, KAI telah melayani lebih dari 299 juta penumpang, termasuk 29,9 juta penumpang kereta jarak jauh, 244,4 juta penumpang KRL dan kereta lokal, serta jutaan penumpang lainnya melalui layanan KAI Bandara, LRT Jabodebek, KAI Wisata, dan Whoosh. 

Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen KAI untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung keberlanjutan sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Cara Mendaftar Face Recognition di Aplikasi Access by KAI

Untuk menikmati kemudahan face recognition boarding gate, Anda perlu mendaftarkan diri melalui aplikasi Access by KAI. Prosesnya sangat sederhana dan dapat dilakukan dalam hitungan menit. Berikut adalah panduan lengkap untuk mendaftar:

Unduh dan Buka Aplikasi Access by KAI

Pastikan Anda telah mengunduh aplikasi Access by KAI melalui Google Play Store atau App Store. Setelah login, masuk ke menu “Akun” yang tersedia di aplikasi.

1. Pilih Menu Registrasi Face Recognition

Pada menu “Akun”, cari opsi “Registrasi Face Recognition” dan klik untuk memulai proses pendaftaran.

2. Baca dan Setujui Syarat serta Ketentuan

Aplikasi akan menampilkan syarat dan ketentuan penggunaan layanan. Bacalah dengan cermat, lalu klik tombol “Setuju” untuk melanjutkan.

3. Verifikasi Data Diri

Periksa kembali data pribadi Anda, seperti nama dan nomor identitas, yang terkait dengan akun KAI Anda. Pastikan semua informasi sudah benar sebelum melanjutkan.

4. Ambil Foto Selfie

Ikuti panduan aplikasi untuk mengambil foto selfie. Pastikan wajah Anda terlihat jelas, dengan pencahayaan yang cukup dan tanpa aksesori yang menghalangi wajah, seperti kacamata hitam atau topi.

5. Unggah Foto KTP

Langkah berikutnya adalah mengambil foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) Anda. Pastikan foto KTP terbaca dengan jelas, termasuk nomor dan nama yang tercantum.

6. Konfirmasi dan Daftar

Setelah semua data dan foto diunggah, klik “Daftar Sekarang”. Aplikasi akan meminta Anda untuk mengonfirmasi data sekali lagi. Jika sudah yakin, klik “Ya, Daftar” untuk menyelesaikan proses.

7. Selesai!

Setelah pendaftaran berhasil, Anda resmi terdaftar dan dapat menggunakan face recognition boarding gate di stasiun-stasiun yang mendukung layanan ini.

Mengapa Harus Menggunakan Face Recognition?

Layanan face recognition dari KAI tidak hanya menawarkan kemudahan, tetapi juga meningkatkan keamanan dan efisiensi perjalanan. Dengan teknologi ini, Anda tidak perlu khawatir kehilangan tiket fisik atau menghabiskan waktu untuk memindai kode QR. 

Proses validasi yang cepat juga memungkinkan Anda untuk langsung menuju peron tanpa hambatan. Selain itu, KAI memastikan bahwa data pribadi Anda, seperti foto wajah dan KTP, diolah dengan standar keamanan tinggi untuk melindungi privasi penumpang.

Fasilitas ini sangat cocok bagi Anda yang sering bepergian, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan. Dengan waktu boarding yang lebih singkat, Anda bisa lebih santai menikmati perjalanan atau bahkan memiliki waktu ekstra untuk menikmati fasilitas di stasiun, seperti lounge atau area komersial. KAI juga terus memperluas jangkauan layanan ini, sehingga semakin banyak penumpang yang dapat merasakan manfaatnya di masa depan.

Tips untuk Pengalaman Terbaik dengan Face Recognition

Agar penggunaan face recognition boarding gate berjalan lancar, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti. Pertama, pastikan foto selfie yang Anda unggah memiliki kualitas baik dengan wajah yang terlihat jelas. 

Hindari menggunakan filter atau efek yang dapat mengubah tampilan wajah Anda. Kedua, selalu perbarui aplikasi Access by KAI ke versi terbaru untuk memastikan semua fitur berfungsi dengan optimal. 

Terakhir, jika Anda mengalami kendala saat mendaftar atau menggunakan layanan, jangan ragu untuk menghubungi petugas stasiun atau layanan pelanggan KAI melalui kanal resmi.