Demo di Bali Memanas, 8 Polisi dan 2 Sipil Terluka

mahasiswa, demo, Bali, Polda Bali, ojol, affan kurniawan, Mapolda Bali, Demo di Bali Memanas 8 Polisi dan 2 Sipil Terluka, Demo di Bali Memanas, 8 Polisi dan 2 Sipil Terluka, Massa Aksi Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan, Situasi Mulanya Damai, Berubah Memanas, Aparat Turunkan Pasukan PHH dan Amankan 22 Orang, Imbauan Polda Bali

Delapan anggota Kepolisian Daerah (Polda) Bali dan dua warga sipil terluka akibat kericuhan saat demonstrasi di depan Mapolda Bali dan Kantor DPRD Bali, Sabtu (29/8/2025).

“Korban luka-luka dari personel Polda Bali 8 orang dan dua orang sipil saat ini sudah dirawat di RS Trijata Denpasar,” kata Kepala Bidang Humas Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Ariasandy di Denpasar, dikutip Antaranews. 

Massa Aksi Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan

Sebelumnya, massa aksi yang terdiri dari pengemudi ojek online (ojol) dan mahasiswa aliansi BEM se-Bali berkumpul di depan Mapolda Bali.

Mereka menuntut keadilan atas tewasnya Affan Kurniawan, pemuda 21 tahun yang dilindas mobil polisi di Jakarta.

“Polisi tugasmu mengayomi, polisi tugasmu mengayomi,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando. 

Seruan itu diikuti para demonstran yang sebagian besar mengenakan pakaian hitam, membawa bendera merah putih serta bendera One Piece.

Situasi Mulanya Damai, Berubah Memanas

Aksi awalnya berlangsung tertib. Sejumlah anak muda terlihat membagikan makanan dan minuman kepada para ojol yang ikut berunjuk rasa. 

Ratusan polisi berjaga di sekitar lokasi, sementara pintu gerbang Mapolda Bali ditutup rapat.

Namun, sekitar pukul 15.30 Wita, suasana berubah. Massa mulai melempari kantor polisi dengan botol air, batu, hingga petasan kecil.

Beberapa di antaranya berusaha mendobrak pintu gerbang untuk masuk ke markas Polda Bali.

Aparat Turunkan Pasukan PHH dan Amankan 22 Orang

Melihat situasi memanas, pasukan Penanggulangan Huru-Hara (PHH) Brimob dan Samapta Polda Bali dikerahkan untuk mendorong mundur massa. 

Kericuhan berlanjut dengan aksi pelemparan batu, coretan di pintu gerbang, hingga upaya massa masuk ke halaman kantor polisi.

Massa kemudian berpencar ke arah Pasar Kreneng dan Kantor OJK Bali di Jalan WR Supratman. Polisi mengamankan 22 orang dari lokasi kejadian. Hingga kini, status hukum mereka belum dirilis.

Imbauan Polda Bali

Kabid Humas Polda Bali mengingatkan agar aksi unjuk rasa tetap berjalan damai.

“Unjuk rasa boleh dan itu sah, namun jangan anarkis, apalagi kita ketahui bersama Bali hampir 70 persen hidup dari sektor pariwisata, kalau Kamtibmas terganggu otomatis akan mengganggu kunjungan wisatawan ke Bali,” ujar Ariasandy.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul . 

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!