Demonstran Tutup Jalan Tol Depan Gedung MPR/DPR, Tidak Jauh Mahasiswa Penuhi Depan Polda Metro

Demonstran  Tutup Jalan Tol Depan Gedung MPR/DPR, Tidak Jauh Mahasiswa Penuhi Depan Polda Metro

Para demonstran yang merah akan kejadian kematian pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, memadati depan Kantor MPR/DPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Tak jauh dari lokasi sejumlah kelompok mahasiswa, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan BEM Universitas Indonesia (UI) berencana menggelar unjuk rasa di depan Markas Polda Metro Jaya.

Demonstrasi tersebut dilaksanakan menyusul kematian seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8) malam.

Demonstran di depan gedung dewan mulai memblokir ruas Jalan Tol S. Parman (Tol Dalam Kota).

Pantauan pada Jumat pukul 16:20 WIB, massa yang memadati wilayah tersebut sejak pukul 13:00 WIB itu mulai memanas dan menutup seluruh ruas Jalan Tol S. Parman dari arah Cawang menuju ke Slipi.

Massa juga memaksa para pengendara yang lewat untuk berputar arah, dengan membuka separator tengah jalan.

Para demonstran juga melempari Kantor MPR/DPR RI dengan botol dan memukul-mukul gerbang pintu masuk utama sembari meneriakkan yel-yel "Buka-buka buka pintunya, buka pintunya sekarang juga" dan "Pembunuh" berulang kali.

Terpantau para petugas yang bersiaga masih bersiap di kawasan pelataran Gedung DPR/MPR RI.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim telah merilis tujuh aparat Brimob yang diduga terlibat dalam insiden rantis tersebut masih dalam proses pemeriksaan dan ditahan untuk 20 hari kedepan.