Spesifikasi Rantis Brimob: Wolf Rimueng Buatan Korea Selatan

Seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyampaikan duka cita mendalam.
“Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita. Dengan adanya kejadian tersebut saya, atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam serta turut berduka cita sedalam-dalamnya,” ujar Asep, dikutip Kompas.com.
Dua kendaraan rantis Brimob Polda DIY disiagakan di sisi selatan Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis (20/6/2013) pagi.
Berdasarkan video yang beredar, kendaraan yang melindas pengemudi ojol itu diduga merupakan Rantis Rimueng, kendaraan patroli jarak jauh yang digunakan Brimob untuk berbagai kebutuhan operasi, mulai dari pengendalian massa hingga pengamanan VVIP.
Rantis ini sudah digunakan Korps Brimob sejak 2013. Kendaraan yang aslinya bernama Wolf diproduksi oleh pabrikan asal Korea Selatan, Daeji P&I Co. (DPIC), dengan kode DAPC-1 Wolf 4x4.
Wolf dibangun di atas sasis Toyota Land Cruiser 4x4. Meski basisnya kendaraan sipil, mobil memiliki bobot kosong mencapai 4,8 ton, jauh lebih berat dibandingkan SUV standar yang rata-rata di kisaran 2,5 ton.
Dapur pacunya mengandalkan mesin diesel 4.500 cc dengan dipadukan transmisi otomatis enam percepatan.
Hay Sobat Teratai..
Ada yang sudah tahu kendaraan Rantis Rimueng Brimob???
Kendaraan taktis Patroli Jarak Jauh Rimueng merupakan kendaraan pendukung transportasi personel maupun peralatan milik Korps Brimob yang digunakan dalam berbagai tugas operasi patroli jarak jauh. pic.twitter.com/2MlJ5tGmBw
— HUMAS KORPS BRIMOB POLRI (@humaskorbrimob) July 12, 2024
Melalui konfigurasi ini, kendaraan mampu melaju hingga 150 km per jam di jalan datar dan menempuh jarak sekitar 700 km dengan tangki bahan bakar penuh berkapasitas 93 liter.
Secara dimensi, Wolf atau Rimueng memiliki panjang 5,25 meter, lebar 2,04 meter, tinggi 2,55 meter, dan ground clearance 25 cm. Kabinnya bisa menampung delapan personel, termasuk pengemudi dan komandan.
Di lapangan, kendaraan ini dirancang mampu menghadapi rintangan ekstrem. Mobil bisa melewati parit sedalam 70 cm, mengatasi halangan setinggi 30 cm, hingga menanjak dengan sudut curam.
Dari sisi perlindungan, Rimueng dibekali lapisan baja dengan standar NIJ level III (CEN 1063 BR6), setara STANAG 4569 Level 1, yang mampu menahan tembakan peluru kaliber ringan 5,56 mm dan 7,62 mm.
Pada bagian bodi terdapat enam lubang tembak, sementara di atap tersedia dudukan senjata untuk senapan mesin ringan. Kendaraan ini juga dilengkapi empat pelontar granat asap, dua kotak tabung gas air mata (masing-masing 16 tabung), serta tangga taktis lipat.
Meski bernama asli Wolf, di Indonesia rantis ini lebih dikenal sebagai Rimueng, istilah dalam bahasa Aceh yang berarti harimau, menggambarkan ketangguhan kendaraan dalam menghadapi berbagai medan.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!