Gejala Awal Kerusakan AC Mobil: Magnetic Clutch Sering Nyala-Mati

Pada prinsip kerjanya, magnetic clutch di sistem AC mobil akan putus dan nyambung sesuai kebutuhan. Ketika tersambung maka kompresor akan bekerja, sementara ketika putus tidak.
Putus dan menyambungnya magnetic clutch dipicu oleh beberapa sensor, ini berkaitan dengan suhu dan tekanan freon.
Selain itu, putus nyambungnya magentic clutch juga memiliki durasi ideal, bila terlalu cepat bisa menandakan ada masalah pada sistem AC. Lantas, berapa durasi idealnya?
Dewa, pemilik AC Mobil Jogja mengatakan, durasi putus–nyambung pada magnetic clutch AC mobil umumnya dipengaruhi oleh suhu evaporator, tekanan freon, serta kondisi sensor AC.
“Normalnya, clutch AC akan tersambung selama 15 detik, lalu putus sekitar 5 detik, tapi ini tergantung beban pendinginan dan model kendaraan,” ucap Dewa kepada Kompas.com, Kamis (28/8/2025).
Pada kondisi kabin panas atau awal AC dinyalakan, clutch bisa nyala lebih lama untuk cepat menurunkan suhu udara di dalam kabin. Setelah suhu tercapai, durasinya makin singkat dan bergantian secara teratur.
Magnetic clutch AC mobil sudah minta diganti, tampak dua peredamnya sudah hilang
“Bila terlalu cepat putus-nyambung, misal hanya 5 detik tersambung, lalu putus 5 detik, ini menunjukkan adanya masalah, yang paling sering karena overpressure,” ucap Dewa.
Sebenarnya, ada banyak pemicu magnetic clutch putus nyambung terlalu cepat, karena sistem AC pada mobil modern melibatkan beberapa sensor dan diperintah oleh electronic control module (ECU).
Berikut beberapa pemicu magnetic clutch pada AC mobil putus nyambung terlalu cepat:
- Freon kurang / berlebih, membuat tekanan freon tidak stabil.
- Thermostat / sensor suhu evaporator bermasalah.
- Relay atau magnetic clutch lemah.
- Kondensor atau kipas AC kotor / lemah sehingga tekanan naik cepat.
- Expansion valve bermasalah.