Soroti Kasus Affan Kurniawan, Deddy Corbuzier: Kata Maaf Tak Sepadan dengan Nyawa

Deddy Corbuzier turut menyuarakan keprihatinan sekaligus kekecewaan atas insiden tragis yang menimpa Affan Kurniawan, seorang ojek online yang meninggal dunia usai dilindas rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada 29 Agustus 2025, Deddy Corbuzier menuliskan pernyataan tegas. Ia menyatakan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup dan tidak sepadan dengan nyawa yang terenggut. Hal itu merujuk pada permintaan maaf Kapolda dan Kapolri atas insiden tragis tersebut. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.

Deddy Corbuzier.
“Kata maaf tak sepadan dengan nyawa,” tulis Deddy yang dikutip pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Ungkapan tersebut menjadi bentuk protes keras terhadap insiden yang merenggut nyawa seorang warga sipil. Tak berhenti di situ, pria berusia 48 tahun itu juga mendesak adanya tindakan nyata, bukan sekadar ucapan permintaan maaf.
“Berhenti membuat alasan,” tegasnya lagi.
Deddy menilai bahwa keluarga korban berhak mendapatkan keadilan dan bentuk pertanggungjawaban yang setimpal dari pihak terkait. Bagi dirinya, nyawa seseorang tidak bisa diganti hanya dengan kata maaf yang terucap begitu saja.
Postingan Deddy Corbuzier sontak menjadi sorotan luas. Ribuan komentar membanjiri unggahannya, mayoritas memberikan dukungan atas sikapnya yang berani bersuara lantang di tengah isu sensitif ini.
“makasi om sudah ikut bersuara.”
“MAAF, TERIMAKASIH... 2 KATA GA BISA BIKIN KENYANG.”
“Betul sekali. Maaf saja tidak cukup???? tolong adili se adil-adil nya.”
Ada pula komentar bernada satir, “Boleh minta dilindas balik gak om?” Bahkan, sebagian netizen ikut menyerukan tuntutan lebih luas, “Kawal om, bubarkan DPR.”