Ramai Kode ACAB 1312 di Media Sosial, Begini Sejarah dan Maknanya

acab artinya, acab, acab 1312, acab adalah, Ramai Kode ACAB 1312 di Media Sosial, Begini Sejarah dan Maknanya, Jejak Awal ACAB di Inggris, Dari Skinhead hingga Musik Punk, Jadi Slogan Global, Kontroversi dan Perdebatan

Media sosial di Indonesia belakangan dipenuhi dengan singkatan “ACAB” dan kode angka “1312”.

Tagar #ACAB, #1312, atau gabungan keduanya banyak dipakai pengguna X (Twitter) untuk mengekspresikan sikap protes.

Sederhananya, ACAB merupakan akronim dari kalimat “All Cops Are Bastards” atau jika diterjemahkan berarti “Semua Polisi Bajingan”.

Sementara itu, angka 1312 adalah kode numerik yang merepresentasikan huruf-huruf ACAB (A=1, C=3, A=1, B=2).

Meski terkesan sederhana, istilah ini memiliki sejarah panjang dan sarat makna dalam budaya perlawanan masyarakat terhadap otoritas.

Jejak Awal ACAB di Inggris

Istilah ACAB pertama kali muncul di Inggris pada era 1920-an.

Seorang leksikografer bernama Eric Partridge pernah mencatat syair pendek berisi kalimat “All coppers are bastards”.

Namun, istilah ini baru populer pada 1940-an ketika gelombang mogok buruh merebak di Inggris.

Media lokal Daily Mirror bahkan pernah menjadikan ACAB sebagai judul berita setelah seorang remaja ditangkap karena mengenakan jaket bertuliskan slogan tersebut.

Sejak saat itu, ACAB mulai dikenal sebagai simbol kebencian masyarakat terhadap aparat.

https://twitter.com/demajusticia/status/1961130908867608751

Dari Skinhead hingga Musik Punk

Pada 1970–1980-an, ACAB melekat pada subkultur skinhead dan musik punk.

Band asal London, The 4-Skins, turut mempopulerkan slogan ini lewat lagu berjudul “A.C.A.B.” yang dianggap sebagai simbol perlawanan kelas pekerja.

Gelombang musik punk berikutnya membuat ACAB semakin mendunia.

Band-band seperti The Last Resort, The Business, Sham 69, hingga The Casualties ikut menyebarkan slogan ini ke berbagai negara.

Untuk menghindari sensor, ACAB kemudian sering dituliskan dalam bentuk kode angka 1312.

Jadi Slogan Global

Dalam beberapa dekade terakhir, ACAB muncul di berbagai demonstrasi besar dunia: mulai dari Arab Spring di Kairo, protes pro-demokrasi di Hong Kong, hingga aksi-aksi politik di Amerika Serikat dan Indonesia.

Di AS, slogan ini kembali mencuat pada 2020 saat gelombang protes Black Lives Matter setelah kematian George Floyd akibat kekerasan polisi.

Tak hanya di jalanan, ACAB juga menyebar lewat meme TikTok, unggahan Instagram, hingga dunia virtual seperti game Animal Crossing.

acab artinya, acab, acab 1312, acab adalah, Ramai Kode ACAB 1312 di Media Sosial, Begini Sejarah dan Maknanya, Jejak Awal ACAB di Inggris, Dari Skinhead hingga Musik Punk, Jadi Slogan Global, Kontroversi dan Perdebatan

Situasi kawasan Balai Kota Solo, Jumat (29/8/2025) malam mencekam.

Kontroversi dan Perdebatan

Meski populer, ACAB menimbulkan perdebatan. Sebagian orang menganggapnya literal: semua polisi dianggap bagian dari sistem yang korup.

Namun sebagian lain memaknainya sebagai kritik terhadap institusi, bukan individu.

Bagi gerakan penghapusan polisi (abolitionist movement), ACAB menjadi alat komunikasi sederhana namun provokatif.

Sebaliknya, bagi serikat kepolisian, slogan ini dianggap memicu kebencian dan merusak citra aparat.

Terlepas dari pro-kontra, ACAB dan 1312 kini sudah menjadi simbol global perlawanan terhadap penyalahgunaan kekuasaan.

Kesederhanaan akronimnya membuat istilah ini terus hidup lintas generasi, baik dalam bentuk grafiti, teriakan protes, maupun simbol solidaritas di media sosial.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul .

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!