Rantis Brimob Punya Blind Spot Mematikan: Ada Risiko di Jalan Padat

rantis, rantis brimob lindas ojol, Rantis Brimob, ojol dilindas mobil rantis, Rantis Brimob Punya Blind Spot Mematikan: Ada Risiko di Jalan Padat

Insiden tragis terjadi saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (28/8/2025).

Affan Kurniawan, seorang driver ojek online (ojol), terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Dalam video yang beredar di media sosial, kendaraan yang melindas Affan diduga merupakan Rantis Rimueng, kendaraan patroli jarak jauh yang digunakan Brimob untuk berbagai kebutuhan operasi, mulai dari pengendalian massa hingga pengamanan VVIP.

Menanggapi kejadian tersebut, Indonesian Police Watch (IPW) menegaskan bahwa anggota Brimob yang melindas pengemudi ojol menggunakan rantis saat membubarkan massa telah menyalahi prosedur pengamanan.

rantis, rantis brimob lindas ojol, Rantis Brimob, ojol dilindas mobil rantis, Rantis Brimob Punya Blind Spot Mematikan: Ada Risiko di Jalan Padat

Dua kendaraan rantis Brimob Polda DIY disiagakan di sisi selatan Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis (20/6/2013) pagi.

“Pada saat obyek vital telah aman maka tujuan pengamanan tercapai. Pengejaran oleh rantis Brimob hingga melindas pengemudi ojek online adalah pelanggaran prosedur karena pengemudi ojek online tidak dalam posisi membahayakan,” ucap Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (30/8/2025).

Ia menegaskan bahwa kendaraan taktis Brimob seharusnya menjaga jarak aman dari kerumunan massa untuk mencegah munculnya titik buta atau blind spot yang berpotensi membahayakan.

Titik buta ini membahayakan, khususnya bagi massa yang tidak terlihat oleh pengemudi mobil.

“Rantis tidak berada dalam posisi memantau massa aksi, bahkan berpotensi membahayakan berada dalam kerumunan massa aksi dan dalam posisi blind spot,” kata Sugeng.

rantis, rantis brimob lindas ojol, Rantis Brimob, ojol dilindas mobil rantis, Rantis Brimob Punya Blind Spot Mematikan: Ada Risiko di Jalan Padat

Pasukan Brimob Polri beserta kendaraan taktis disiagakan di area dalam kompleks parlemen, Jakarta, seiring dengan adanya aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025).

Blind spot tidak hanya membahayakan massa aksi, tetapi juga aparat, karena kendaraan taktis sulit dikendalikan di tengah kerumunan, sehingga berisiko diserbu massa.

Maka dari itu, IPW mendesak evaluasi sistem pengamanan saat aksi penyampaian aspirasi.

“IPW juga mendorong adanya evaluasi pengamanan obyek vital DPR RI dilakukan secara profesional dan terukur agar tidak terjadi over ekses adanya luka fisik dan kematian, baik pada pihak massa aksi maupun aparat polisi,” ucap Sugeng.

Sebagai informasi, dari unggahan akun X , kendaraan ini merupakan pendukung transportasi personel dan peralatan milik Korps Brimob yang digunakan dalam tugas operasi.

Rantis Rimueng juga digunakan dalam pertempuran kota.

Kendaraan ini mampu mengangkut 4 orang di dalam dan 8 orang pada footstep kanan dan kiri.

rantis, rantis brimob lindas ojol, Rantis Brimob, ojol dilindas mobil rantis, Rantis Brimob Punya Blind Spot Mematikan: Ada Risiko di Jalan Padat

Kendaraan taktis (rantis) barracuda milik Kepolisian Brimob mengangkut pemain Persib Bandung dalam laga derbi melawan Persija Jakarta di Liga 1 2023-2024, pada 2 September 2023 di Stadion Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Rimueng juga bergerak di medan ekstrem hingga kemiringan 60 derajat seperti pegunungan dan lainnya.

Selain itu, dilengkapi dengan mounting gun jenis senapan serbu dan 2 volcano gas air mata yang ditembakkan berisi 15 amunisi kaliber 38 mm.

Bermesin 3200cc, Rimueng yang memiliki panjang 5,33 meter berlapis full body armor plate dan jendela kaca dengan ketebalan NIJ level 3.

Insiden ini menjadi peringatan bahwa penggunaan kendaraan taktis di tengah massa memerlukan prosedur pengamanan yang ketat dan profesional.

Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengendalian aksi perlu segera dilakukan agar tragedi serupa tidak kembali terulang, demi keselamatan masyarakat maupun aparat di lapangan.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!