Rachel Vennya Tegaskan Tak Dibayar untuk Minta Maaf: Murni dari Saya Sendiri

Selebgram populer Rachel Vennya kembali menjadi sorotan publik usai menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui broadcast channel Instagram pribadinya. Namun, bukan sekadar isi pernyataannya yang menarik perhatian, melainkan juga tuduhan yang beredar bahwa Rachel disebut menerima bayaran untuk mengucapkan permintaan maaf tersebut.
Menanggapi isu itu, Rachel dengan tegas membantah. Ia menekankan bahwa semua yang disampaikannya lahir dari hati nurani dan bukan karena tekanan maupun arahan dari pihak manapun. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.

Rachel Vennya
“Semua yang aku tulis disini atas dasar keinginan sendiri dan hati nurani, aku bersyukur kalo bisa influence orang untuk yang baik. Tidak ada template apa lagi disuruh orang. Semua murni,” tulis Rachel menanggapi tuduhan tersebut yang dikutip dari Instagramnya @rachelvennya pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Lebih lanjut, Rachel menegaskan bahwa permintaan maafnya bukanlah hasil pesanan atau skenario.
“Postingan terakhir saya MURNI dari saya sendiri, saya terima caci maki terhadap saya, tetapi untuk yang mengatakan bahwa saya di suruh/ di bayar itu adalah fitnah.” ungkapnya.
Sebelumnya, Rachel Vennya sempat menuliskan pernyataan panjang yang berisi penyesalan mendukung pihak tertentu di masa lalu. Ia mengaku kecewa terhadap keputusannya mendukung anggota DPR maupun pemerintahan saat pemilu lalu.
“Maaf maaf maaf maaf, memendam kekecewaan cukup lama untuk bersuara karena malu, dan ya karena takut, tidak akan pernah lagi saya mendukung siapapun di dalam anggota DPR ataupun pemerintahan. Kecewa, dan yang paling besar kekecewaan itu ke diri sendiri. Tidak tau apa yg bs saya perbuat untuk menolong selain bersuara dan melawan rasa takut. Saya minta maaf, lagi2 saya merasa gagal. Tidak ada pembelaan dalam bentuk apapun, semua amarah dan kebencian terhadap saya, saya terima dengan lapang dada,” tulis Rachel dalam broadcast-nya.
Ungkapan ini sontak memicu berbagai reaksi dari netizen. Ada yang menganggap keberanian Rachel patut diapresiasi, ada pula yang menilai permintaan maafnya terlambat. Tak sedikit juga yang memberi semangat agar Rachel menggunakan pengaruhnya untuk hal-hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.