Heboh! Rotasi atau Pencopotan? Ini Alasan NasDem Ganti Sahroni dengan Rusdi Masse

Heboh! Rotasi atau Pencopotan? Ini Alasan NasDem Ganti Sahroni dengan Rusdi Masse, Detail Rotasi Anggota Komisi, Latar Belakang Rotasi, Respons Publik dan Reaksi Terkait, Kesimpulan:
Heboh! Rotasi atau Pencopotan? Ini Alasan NasDem Ganti Sahroni dengan Rusdi Masse

Partai Nasional Demokrat (NasDem) resmi melakukan perubahan struktural di jajaran pimpinan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Melalui surat bernomor F. Nasdem.758/DPR-RI/VIII/2025, Fraksi NasDem mencopot Ahmad Sahroni dari jabatan Wakil Ketua Komisi III dan menempatkannya sebagai anggota Komisi I. Sebagai gantinya, Rusdi Masse diangkat untuk mengisi posisi tersebut.

Keputusan ini disampaikan dalam surat resmi yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Victor Bungtilu Laiskodat, dan Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI, Ahmad Sahroni sendiri. Surat tersebut dikeluarkan pada tanggal 29 Agustus 2025 dan ditujukan kepada Ketua DPR RI.

Detail Rotasi Anggota Komisi

Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa Ahmad Sahroni dipindahkan dari posisi Wakil Ketua Komisi III menjadi anggota Komisi I. Sementara itu, Rusdi Masse yang sebelumnya merupakan anggota Komisi IV diangkat untuk menggantikan posisi Sahroni di Komisi III.

"Dr H Ahmad Sahroni S.E. M.I.Kom, semula Wakil Ketua Komisi III menjadi anggota Komisi I," tertulis dalam surat tersebut. 

Langkah ini mulai berlaku efektif pada tanggal 29 Agustus 2025.

Latar Belakang Rotasi

Rotasi ini terjadi tak lama setelah Sahroni mendapat sorotan tajam dari publik akibat pernyataannya yang dinilai kontroversial. Pada kunjungan kerja ke Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8/2025), Sahroni menyebut desakan pembubaran DPR sebagai sikap "mental orang tolol."

Pasalnya, masyarakat merasa tidak puas dengan kinerja anggota DPR yang dinilai tidak sebanding dengan fasilitas mewah yang didapatkan. Informasi tentang penghasilan anggota DPR yang bisa mencapai Rp 230 juta per bulan menjadi pemicu kritik keras dari publik.

Namun, Hermawi Taslim, Sekretaris Jenderal Partai NasDem, membantah jika langkah ini merupakan pencopotan. Menurutnya, rotasi ini adalah bagian dari penyegaran rutin internal partai.

"Rotasi biasa saja," ujar Hermawi kepada Kompas.com. 

Dia juga menegaskan bahwa tidak ada maksud pencopotan terhadap Sahroni. Langkah ini hanya bertujuan untuk memberikan ruang baru bagi para anggota dalam menjalankan tugas mereka.

Respons Publik dan Reaksi Terkait

Meskipun NasDem menyebut langkah ini sebagai rotasi biasa, publik tetap mempertanyakan apakah keputusan ini berkaitan dengan kontroversi yang melibatkan Sahroni. Beberapa pihak menyambut baik pergantian ini, menganggapnya sebagai upaya untuk meningkatkan citra partai dan lembaga legislatif.

Di sisi lain, Rusdi Masse diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam kepemimpinannya di Komisi III, yang fokus pada isu-isu hukum dan keamanan. Pengalaman dan kompetensinya di bidang tersebut akan menjadi aset penting bagi kinerja komisi ke depannya.

Kesimpulan:

Rotasi Ahmad Sahroni dari posisi Wakil Ketua Komisi III ke anggota Komisi I serta penunjukan Rusdi Masse sebagai penggantinya adalah bagian dari penyegaran rutin internal Partai NasDem. Meski demikian, langkah ini tetap menuai spekulasi terkait hubungannya dengan kontroversi yang melibatkan Sahroni belakangan ini.