Top 28+ Mobil-motor Ahmad Sahroni yang Lapor Punya Harta Rp 328 Miliar

- Isi Garasi Ahmad Sahroni Sahroni Dicopot dari Pimpinan Komisi III DPR
Sahroni melapor memiliki 28 mobil dan motor sebagai aset kekayaannya. Nilainya fantastis, tembus Rp 38 miliar!
Ahmad Sahroni diketahui memiliki puluhan kendaraan di garasi rumahnya. Bahkan jumlahnya nyaris 30 unit! Dilihat detikOto dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetor Sahroni pada 21 Februari 2025 untuk periodik 2024, dia melapor memiliki 23 mobil dan lima motor.
Beberapa di antaranya pun merupakan model mewah dengan harga fantastis. Bahkan beberapa model ada yang nilai satuannya tembus miliaran. Keseluruhannya berstatus hasil sendiri. Lebih lengkapnya, berikut ini deretan mobil dan motor di garasi Ahmad Sahroni.
Isi Garasi Ahmad Sahroni
1. Mobil Toyota Fortuner 2.7 SRZ tahun 2017, hasil sendiri senilai Rp 485 juta
2. Mobil Ferrari 366 tahun 2012, hasil sendiri senilai Rp 2,5 miliar
3. Mobil BMW 1,8 tahun 2017, hasil sendiri senilai Rp 2,65 miliar
4. Mobil Porsche 9E3 RS tahun 2016, hasil sendiri senilai Rp 6,6 miliar
5. Motor Yamaha Sport tahun 2016, hasil sendiri senilai Rp 840 juta
6. Mobil Honda Civic tahun 1989, hasil sendiri senilai Rp 45 juta
7. Mobil Mercedes-Benz E320 tahun 1986, hasil sendiri senilai Rp 70 juta
8. Mobil Tesla X75D tahun 2018, hasil sendiri senilai Rp 2,8 miliar
9. Mobil Mercedes-Benz 280E tahun 1986, hasil sendiri senilai Rp 35 juta
10. Mobil Honda Odyssey tahun 2007, hasil sendiri senilai Rp 120 juta
11. Mobil Honda Civic LX tahun 1990, hasil sendiri senilai Rp 30 juta
12. Mobil Mercedes-Benz 420 Eagle SEL tahun 1986, hasil sendiri senilai Rp 150 juta
13. Mobil Toyota Crown Royal 3.0 AT tahun 2005, hasil sendiri senilai Rp 160 juta
14. Mobil Mustang Sedan tahun 1967, hasil sendiri senilai Rp 150 juta
15. Mobil Volkswagen Beetle tahun 1963 hasil sendiri senilai Rp 100 juta
16. Mobil Mercedes-Benz SL 190B tahun 1957 hasil sendiri senilai Rp 250 juta
17. Mobil Mercedes-Benz 560 SEL tahun 1990, hasil sendiri senilai Rp 250 juta
18. Mobil Suzuki Jimny tahun 2020, hasil sendiri senilai Rp 325 juta
19. Mobil Mustang Fastbach tahun 1967, hasil sendiri senilai Rp 190 juta
20. Mobil Daewoo Cielo tahun 1997, hasil sendiri senilai Rp 125 juta
21. Mobil Bentley tahun 1997, hasil sendiri senilai Rp 255 juta
22. Motor Vespa Primavera tahun 2020, hasil sendiri senilai Rp 57 juta
23. Motor Vespa Primavera tahun 2018, hasil sendiri senilai Rp 55 juta
24. Motor Vespa Kongo 1963 hasil sendiri senilai Rp 30 juta
25. Motor Harley Davidson Road Glide tahun 2022, hasil sendiri senilai Rp 1,66 miliar
26. Mobil Honda Estilo tahun 1997, hasil sendiri senilai Rp 200 juta
27. Mobil Porsce 911 Sport Classic tahun 2016, hasil sendiri senilai Rp 14 miliar
28. Mobil Tesla Cyber Truck tahun 2024, hasil sendiri senilai Rp 4 miliar
Secara keseluruhan, mobil dan motor yang masuk alat transportasi dan mesin itu nilainya mencapai Rp 38,132 miliar. Kendati demikian, mobil dan motor itu bukanlah aset terbesar. Aset terbesar Sahroni berupa tanah dan bangunan yang bernilai Rp 139.589.309.000 (139 miliaran). Kemudian ada juga aset harta bergerak lainnya sebesar Rp 107.733.500.000 (107 miliaran), kas dan setara kas Rp 78.357.375.541 (78 miliaran) dan surat berharga sebesar Rp 60 juta. Sahroni juga melapor memiliki utang sebesar Rp 34.957.400.269 (34 miliaran). Dengan demikian, total harta Sahroni itu mencapai Rp 328.914.784.272 (328 miliar).
Sahroni Dicopot dari Pimpinan Komisi III DPR
Di luar harta kekayaan, nama Sahroni tengah disorot saat bicara terkait gaji dan tunjangan anggota DPR.
"Jadi jangan dilihat karena nilai uangnya, wow, fantastis. Nggak, itu biasa sebenarnya. Cuman kan ada orang yang nggak senang, wow gila DPR semau-maunya gitu. Dapet duit senang-enaknya ngelakuin hal. Nggak!" kata Sahroni.
Terbaru, Fraksi Partai NasDem mengganti Ahmad Sahroni dari posisi pimpinan Komisi III DPR. Dikutip detikNews, Ahmad Sahroni tak lagi menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR. Surat penggantian Sahroni dari pimpinan Komisi III DPR beredar di kalangan wartawan, Jumat (29/8/2025). Surat itu bernomor F.NasDem.758/DPR-RI/VIII/2025.
Surat tersebut sudah ditandatangani oleh Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat. Kemudian, Sahroni sendiri sebagai Sekretaris Fraksi Partai NasDem juga meneken surat itu.