Pedagang Mobil Bekas di Solo Ogah Jual Mobil Listrik, Ini Alasannya

Mobil listrik bekas memang bisa menjadi solusi konsumen dengan bujet terbatas, tapi ingin memiliki kendaraan yang ramah lingkungan.
Namun, di pasar mobil listrik bekas di Solo ternyata masih sepi peminat. Beberapa showroom mengakui belum tertarik untuk mengambil stok karena minat konsumen dinilai masih rendah.
Ahsan, pemilik showroom mobil dan sepeda motor Kembar Motor, Solo, mengatakan, belum menyediakan stok mobil listrik bekas, bahkan mengaku tidak tertarik mengambil unit karena permintaannya di Solo masih rendah.

Mobil bekas di Carsentro Solo Baru, Jawa Tengah.
“Belum ada itu, dan tidak minat ambil karena di Solo peminatnya masih kurang,” ucap Ahsan kepada Kompas.com, Kamis (28/8/2025).
Selain itu, ketika ditanya mengenai harga mobil listrik yang disebut-sebut anjlok di pasaran, ia menegaskan bahwa penurunannya tidak terlalu signifikan.
Sementara, Uta, salah satu penjual mobil bekas di Mobilindo, juga mengatakan, mobil listrik di pasar mobil Solo sudah ada, namun pihak showroom mengaku belum memiliki unit yang tersedia
“Sudah ada, tapi kita ga punya,” ucapnya kepada Kompas.com.
Sementara itu, dari pantauan Kompas.com, Jumat (29/8/2025) dari berbagai bursa mobil bekas daring, pilihan mobil listrik bekas sudah ada, namun didominasi oleh Wuling Air EV.
Adapun berikut daftar pilihan mobil listrik bekas yang tersedia di pasar mobil bekas wilayah Jawa Tengah:
- Wuling Air EV Standard Range 2022, Rp 155 juta
- Wuling Air EV Long Range 2022, Rp 195 juta
- Wuling Air EV Standard Range 2023, Rp 148 juta
- Wuling Binguo EV Premium Range 2024, Rp 243 juta
- Wuling Cloud EV 2024, Rp 294 juta
- Hyundai Ioniq 6 Signature 2023, Rp 640 juta
- Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range 2022, Rp 415 juta