Google Translate Kini Bisa Jadi Guru Bahasa, Tantang Aplikasi Duolingo

Google Translate, duolingo, fitur baru google translate, terjemahan real time google, terjemahan google translate, google translate tantang duolingo, Google Translate Kini Bisa Jadi Guru Bahasa, Tantang Aplikasi Duolingo

Google merilis pembaruan besar untuk aplikasi penerjemahnya, Google Translate. Dalam pembaruan ini, ada dua fitur baru diperkenalkan yaitu mode percakapan real-time yang lebih natural dan fitur latihan bahasa (Language Practice Mode).

Fitur latihan bahasa ini membuat Google Translate tidak hanya menjadi penerjemah, tetapi juga menjadi platform belajar bahasa asing. Dengan adanya fitur ini, Google tampaknya akan bersaing langsung dengan aplikasi belajar bahasa populer, Duolingo.

Fitur latihan bahasa saat ini masih tersedia dalam versi beta. Dukungan bahasanya pun masih terbatas, hanya bahasa Inggris ke bahasa Spanyol dan Prancis, juga sebaliknya. 

Untuk mencobanya, pengguna cukup menekan tombol Latihan di aplikasi Translate. Setelah itu, pengguna bisa memilih tingkat kemampuan, tujuan belajar, hingga skenario yang diinginkan, seperti percakapan profesional, interaksi sehari-hari, atau berbincang dengan teman dan keluarga.

Menggunakan AI

Google memanfaatkan model AI Gemini untuk menghasilkan materi latihan. Misalnya, jika pengguna memilih bahasa Spanyol tingkat menengah untuk berkomunikasi dengan keluarga saat belajar di luar negeri, Translate akan menghadirkan skenario seputar percakapan saat makan bersama.

Dari sana, pengguna bisa berlatih berbicara, mendengarkan, hingga mengenali kosakata baru.

"Latihan-latihan ini melacak kemajuan harian Anda dan membantu membangun keterampilan untuk berkomunikasi dalam bahasa lain dengan percaya diri," kata Matt Sheets, Manajer Produk Google, dikutip KompasTekno dari The Verge, Kamis (28/8/2025). 

Konsep fitur ini memang mirip dengan Duolingo, yang menyesuaikan materi belajar berdasarkan kemampuan dan tujuan pengguna.

Selain fitur latihan bahasa, Google juga menghadirkan pembaruan pada mode percakapan real-time di Translate.

Mode ini memungkinkan dua orang berbicara dalam bahasa berbeda dan diterjemahkan secara langsung oleh aplikasi. Dengan dukungan Gemini AI, terjemahan diklaim lebih responsif, lebih natural, serta mampu mendeteksi aksen dan jeda percakapan.

Google mencontohkan, cara kerja fitur ini lewat video demonstrasi di kanal YouTube resminya. Dalam video itu, seorang penutur bahasa Inggris berbicara di lingkungan yang ramai.

Meski ada kebisingan sekitar, Translate tetap mampu menangkap ucapannya dan menerjemahkannya ke bahasa Spanyol dengan cepat dan minim jeda.

Kemampuan ini membuat percakapan lintas bahasa terasa lebih alami. Google juga menyebut sistem sudah dioptimalkan agar tetap bisa digunakan di ruang publik, seperti kafe atau tempat ramai lainnya.

Meski demikian, mode percakapan di Translate berbeda dengan fitur Voice Translate di ponsel Pixel 10. Pada Pixel 10, Google menyematkan teknologi yang bisa menirukan suara asli pembicara sehingga hasil terjemahan terdengar lebih natural.

Sementara di Translate, audio terjemahan masih menggunakan suara standar. 

Saat ini, mode percakapan real-time sudah tersedia di Amerika Serikat, India, dan Meksiko. Fitur tersebut mendukung lebih dari 70 bahasa, termasuk Arab, Prancis, Hindi, Korea, Spanyol, dan Tamil.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!