Ojol Tersiram Gas Air Mata Bikin Inul Daratista Murka: Yang di Atas Mau Naik Gaji, yang di Bawah Mau Mati!

Inul Daratista
Inul Daratista

 Sebuah foto yang menampilkan seorang pengemudi ojek online (ojol) tengah membasuh wajahnya dengan air demi mengurangi perih akibat gas air mata menyebar luas di media sosial. Potret pilu itu menggugah rasa iba banyak orang, termasuk pedangdut papan atas Inul Daratista.

Melalui akun Instagram pribadinya, Inul membagikan foto tersebut sambil menuliskan doa bagi keselamatan sang pengemudi ojol. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

“Tak doakan sampean sehat yo pak'e. Demi sesuap nasi anter paket malah kena gas aeng mato (air mata),” tulis Inul, dikutip Sabtu 30 Agustus 2025. 

Ucapan sederhana namun sarat makna itu langsung menyentuh hati ribuan pengikutnya.

Namun, ekspresi Inul tak berhenti pada simpati. Ia dengan gamblang menuding para elite politik sebagai biang kerok dari konflik sosial yang berujung pada kekerasan di jalanan. Bagi Inul, apa yang terjadi hanyalah puncak gunung es dari kekecewaan publik terhadap wakil rakyat yang tak lagi memikirkan kepentingan orang banyak.

Menurutnya, rakyat turun ke jalan bukan tanpa alasan. Mereka menuntut perbaikan kualitas pendidikan, keringanan biaya hidup, serta menolak kebijakan pemerintah yang dianggap menyulitkan. Situasi semakin memanas setelah isu tunjangan rumah ratusan juta bagi anggota DPR mencuat ke publik.

“Akibat yang di atas pada mau naik gaji, yang di bawah mati-matian kerja sampai mau mati. Malah dah dimatiin,” sindir Inul dalam unggahannya.

Ia bahkan menyebut nama Menteri Keuangan Sri Mulyani, meski dengan gaya lugas khas rakyat.

“Yuk Sri jangan tidur, bangun,” tulisnya.

Inul menutup unggahan itu dengan doa penuh ketulusan.

“Semoga kita semua diberi kesehatan. Panjang umur dan selamat dalam tugas tulang punggung keluarga. Ya Allah,” pungkasnya.

Reaksi warganet pun bermunculan. Banyak yang sependapat dengan suara keras Inul.

“DPR sudah berhasil. Berhasil membenturkan masyarakat dan polisi. Hebat,” kata netizen.

“Dan gas air mata itu dibeli pakai uang pajak rakyat,” sindir yang lain.