Pajak Motor Nmax di Malaysia Rp 117 Ribu, di Indonesia Nyaris Rp 500 Ribu

Array,Pajak Motor Nmax di Malaysia Rp 117 Ribu, di Indonesia Nyaris Rp 500 Ribu

Pajak kendaraan di Malaysia lebih murah dibanding pajak kendaraan di Indonesia. Untuk motor sekelas Yamaha Nmax misalnya, pajak tahunannya berkisar Rp 117 ribu. Coba bandingkan dengan pajak tahunan Yamaha Nmax di Indonesia yang nyaris menyentuh angka Rp 500 ribu.

Ketimpangan perbedaan pajak kendaraan di Malaysia dan Indonesia lantaran ada perbedaan dasar pengenaan pajak. Jika di Malaysia, pengenaan pajak berdasarkan kapasitas mesin. Sementara di Indonesia, dasar pengenaan pajak berdasarkan NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) dan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah).

Seperti dikutip situs kalkulator roadtax kendaraan di Malaysia, gambaran pajak tahunan Yamaha Nmax keluaran 2025 di Malaysia bagian barat atau semenanjung, kisarannya RM 30 atau setara Rp 117 ribu. Menariknya, di Malaysia bagian daerah, pajaknya lebih kecil.

Contohnya seperti di negara bagian Sabah dan Sarawak, pajak tahunan Yamaha Nmax 2025 cuma RM 9 atau setara Rp 35 ribu. Terus di wilayah federal Labuan, pajak Yamaha Nmax 2025 per tahunnya cuma dikenakan 4,50 RM atau setara Rp 17 ribuan. Kemudian di Pulau Pangkor dan Langkawi, cuma RM 15 atau setara Rp 58 ribu.

Di Indonesia, pajak Yamaha Nmax bisa berkali-kali lipat jauh lebih mahal. Contohnya seperti Yamaha Nmax terbaru produksi tahun 2024, pajaknya bisa mencapai Rp 450 ribu, itu pun harus ditambah dengan bayar biaya SWDKLLJ atau Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan sebesar Rp 35 ribu, sehingga total pajak tahunannya bisa mencapai Rp 485 ribu. Belum ada lagi tambahan opsen yang beda-beda di setiap daerahnya.

Selain perbedaan pajak tahunan, kendaraan di Malaysia juga tidak memerlukan perpanjangan STNK lima tahunan atau ganti pelat nomor. Sementara di Indonesia masih harus melakukan prosedur tersebut dan dikenakan biaya penerbitan STNK baru, pembuatan plat nomor baru, biaya administrasi, juga biaya cek fisik kendaraan.