NJKB Mobil Listrik Hyundai Ioniq 9 Terdaftar di Indonesia

 PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) akan memperkenalkan mobil listrik Hyundai Ioniq 9 ke konsumen Tanah Air.

Sebelumnya, manufaktur asal Korea ini mengungkapkan masih ada sejumlah model yang mau diboyong ke Tanah Air, mencakup mobil hybrid dan listrik murni.

Meskipun Electric Vehicle (EV) mungil Inster diduga kuat jadi salah satunya, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Hyundai Ioniq 9 justru lebih dulu didaftarkan.

Berdasarkan penelusuran KatadataOTO pada Jumat (29/08), ada satu varian tercantum bernama IONIQ 9 EV CAL 4X4AT dengan NJKB Rp 699 juta.

NJKB Mobil Listrik Hyundai Ioniq 9 Terdaftar di Indonesia

Jika dibandingkan dengan model terdahulu seperti Ioniq 5 EV varian tertinggi, harga jual mobil listrik Ioniq 9 berpeluang lebih tinggi.

Buat gambaran, NJKB Ioniq 5 yang terdaftar adalah Rp 603 juta. Sedangkan banderol on the road-nya adalah Rp 844,6 jutaan.

Namun perlu jadi catatan, Ioniq 5 sudah berstatus Completely Knocked Down (CKD) dan memperoleh insentif pajak dari pemerintah sebesar 10 persen.

Sebagai informasi, pihak Hyundai telah mengkonfirmasi perkenalan Ioniq 9 di Indonesia. 

Mobil listrik berkonfigurasi 6-seater ini meluncur di Korea Selatan pada 13 Februari 2025, setelah diperkenalkan jelang akhir 2024.

“Kita akan coba membawa CBU (Completely Built Up) dari Korea Selatan dulu tahun ini untuk diperlihatkan ke konsumen Indonesia,” kata Ju Hun Lee, President Director PT HMID,” kata Ju Hun Lee, President Director PT HMID di Lampung beberapa waktu lalu.

Setelah studi dan survey terhadap minat konsumen, barulah perakitan lokal Hyundai Ioniq 9 dilakukan.

Keputusan tersebut dilakukan melihat kapasitas produksi Hyundai Ioniq 9 di Korea diklaim terbatas.

Hyundai Ioniq 9

"Tahun depan akan perencanaan persiapan produksi di Indonesia. Secara global, Ioniq 9 sangat populer jadi setahu saya kapasitas produksi di Korea benar-benar penuh," tegas dia.

Perlu diketahui Hyundai Ioniq 9 digadang sebagai kembaran Kia EV9 yang saat ini sudah dipasarkan di dalam negeri.

Tetapi kapasitas baterainya disebut lebih besar yakni 110,3 kWh, tawarkan daya jelajah 620 kilometer berdasarkan metode pengetesan WLTP.