4 Rekomendasi Skincare yang Cocok untuk Masalah Kulit Orang Indonesia

Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki paparan sinar matahari yang tinggi, yang bisa menyebabkan munculnya berbagai masalah kulit.
Pandu Brodjonegoro, Marketing Director L'Oréal Dermatological Beauty mengungkap, dari data social listening L’Oréal selama 12 bulan terakhir, masalah kulit yang paling umum dialami masyarakat Indonesia adalah jerawat (58%), kulit kusam (21%), hiperpigmentasi (7%), dan eksim (2%).
“Jadi dari data sekitar 58% orang Indonesia itu mengalami masalah jerawat, dari yang ringan maupun yang parah. Masalah jerawat ini yang paling banyak, baru diikuti oleh kulit kusam, hiperpigmentasi, dan masalah kulit kering seperti eksim,” Pandu di acara La Roche-Posay 50 Years of #LifeChangingSkincare, di Central Park, Jakarta, Rabu (27/8).
Menurutnya, masalah kulit tidak dapat dianggap sepele, karena bukan hanya mengganggu penampilan, tapi juga bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang, mulai dari menyebabkan kecemasan, kurang percaya diri hingga depresi.
“Untuk mengatasi berbagai masalah kulit, La Roche-Posay memiliki misi menghadirkan perawatan kulit yang berakar pada kebutuhan nyata masalah dermatologis dengan mengembangkan #LifeChangingSkincare yang dikembangkan bersama para dermatolog,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pandu memaparkan empat skincare berbasis sains yang menjadi pilar utama La Roche-Posay sebagai solusi perawatan kulit yang cocok untuk masalah kulit orang Indonesia.
4 Skincare yang Cocok untuk Masalah Kulit Orang Indonesia
1. Cicaplast
Cicaplast diperkaya dengan kandungan bahan yang menenangkan dan menyejukkan, seperti Panthenol, Shea Butter, Madécassoside, dan La Roche-Posay thermal water.
“Cicaplast ini multifunctional cream untuk segala jenis kondisi kulit. Bahkan bisa membantu 21 jenis indikasi masalah kulit, yang aman dipakai oleh bayi hingga orang lanjut usia,” kata Pandu.
“Jadi memang bisa digunakan untuk mengatasi ruam, setelah treatment laser, atau untuk bekas luka, atau bahkan untuk kulit yang rusak setelah ditato,” imbuhnya.
sebuah rangkaian produk serbaguna yang menyamankan kulit yang teriritasi ringan, menjaga, dan melindungi fungsi pertahanan kulit.
Cicaplast mengandung berbagai formula yang hypoallergenic, sehingga dapat menyamankan kulit, menjaga, dan melindungi fungsi pertahanan kulit.
2. Effaclar
Effaclar diformulasikan dengan bahan aktif seperti Phylobioma, MelasylTM, dan Procerad, yang diperuntukkan bagi kulit berminyak dan rentan berjerawat,
Effaclar membantu menargetkan bakteri penyebab jerawat, mengontrol produksi sebum, serta menyamarkan noda dan bekas jerawat, sambil tetap menjaga kelembapan dan kenyamanan kulit.
“Bahkan Efaclar Duo +M itu telah masuk ke dalam pedoman penanganan jerawat yang dikeluarkan oleh Perdoski,” kata Pandu.
3. Mela B3
Mela B3 dengan dengan Niacinamide dan MelasylTM untuk membantu mengurangi produksi melanin di kulit wajah.
Mela B3 Serum merupakan solusi dermatologis untuk menyamarkan noda hitam, warna kulit tidak merata, hingga hiperpigmentasi membandel.Diformulasikan dengan Niacinamide dan MelasylTM, rangkaian ini bekerja dari dalam lapisan kulit untuk membantu mengurangi tampilan hiperpigmentasi sekaligus memperkuat skin barrier.
“Setelah penelitian selama 18 tahun pada 100.000 molekul, MelasylTM telah teruji membantu mengurangi produksi melanin di wajah, pada semua warna kulit,” tutur Pandu.
Molekul MelasylTM ini juga terbukti mampu mencegah kelebihan melanin sebelum meninggalkan bekas pada kulit, dengan menangkap prekursor melanin.
4. Anthelios
Anthelios UVMUNE 400 Anti-Dark Spot Fluid adalah sunscreen bertekstur ringan yang memberikan perlindungan spektrum luas terhadap sinar UVA ultra-panjang, yakni jenis sinar UV paling merusak.
Dikatakan Pandu, dengan kandungan filter UV terbaru Mexoryl 400 dan MelasylTM, membuat tabir surya ini menjadi inovasi tabir surya yang memberikan perlindungan lebih kuat dari paparan sinar UV, sekaligus memudarkan hiperpigmentasi.
“Jadi sunscreen ini tidak hanya protect, tapi juga correct anti hyperpigmentation issue. Apalagi ditambah kandungan Mexoryl 400, the strongest ingredients untuk menangkal sinar UVA,” jelasnya.
Formula kandungannya membantu mencegah munculnya dark spots, cocok untuk kulit dengan kadar melanin tinggi, tanpa meninggalkan white cast.
Sama seperti MelasylTM, Mexoryl 400 adalah molekul yang juga telah dipatenkan oleh L'Oréal Group pada tahun 2022 setelah 10 tahun penelitian, menjadikan molekul ini inovasi terbesar dalam 30 tahun untuk perlindungan terhadap sinar UV.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!