Kapal VinFast Berlabuh di Indonesia, Angkut Ribuan Mobil Listrik

Kapal Roro VinFast Silver Queen berlabuh di Tanjung Priok. Kapal itu diketahui mengangkut ribuan mobil listrik asal Vietnam tersebut.
Ribuan mobil listrik VinFast yang diangkut menggunakan kapal RoRo 'Silver Queen' telah berlabuh di Indonesia. Akun Instagram pelabuhantanjungpriok memperlihatkan detik-detik kapal bertuliskan VinFast dengan latar berkelir merah itu bersandar di Tanjung Priok.
"Kapal RoRo milik Vinfast 'Silver Queen' yang mampu membawa ribuan mobil listrik berlabuh di dermaga IPCC Pelabuhan Tanjung Priok," demikian keterangan pada unggahan tersebut.
Ini bukan kali pertama VinFast mengapalkan ribuan mobil listriknya ke Indonesia, melainkan yang kelima. Sebelumnya pada Maret 2025, diketahui 2.500 mobil listrik VinFast juga dikapalkan dari Pelabuhan MPC, Hai Phong, Vietnam dengan menggunakan kapal Silver Queen.
[Gambas:Instagram]
Kala itu ada empat model mobil yang dikirim yaitu VF 3, VF 5, VF e34, dan Nerio Green. Model-model ini diproduksi khusus untuk pasar Indonesia dengan posisi setir di sisi kanan. Setibanya di pelabuhan Indonesia, VinFast akan mendistribusikan EV tersebut ke dealer untuk dapat segera dikirimkan kepada konsumen.
Indonesia merupakan pasar utama bagi VinFast di kawasan Asia Tenggara. Meski baru satu tahun menginjakkan kaki di Indonesia, sambutan masyarakat cukup positif terbukti dari pengiriman mencapai ribuan unit tersebut.
Tak cuma itu, VinFast juga tengah membangun fasilitas pabrik di Indonesia. pabrik VinFast punya lahan seluas 120 hektare. Pada tahap awal, VinFast akan mengeluarkan USD 200 juta terlebih dahulu buat membangun pabrik di Tanah Air. Untuk jangka panjang, secara total, target investasi mobil listrik di Indonesia sebesar USD 1,2 miliar. Pabrik ini akan menjadi basis produksi mobil VinFast untuk setir kanan dan diharapkan bisa membantu target Indonesia mencapai netralitas karbon.
Fasilitas pabrik VinFast akan mencakup beberapa area produksi utama seperti Body Shop, General Assembly Shop, Paint Shop area pengujian, dan lainnya. Kapasitas pabrik ini mencapai 50 ribu unit per tahun dengan target penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.000 hingga 3.000 orang.